Blog

Permintaan Maaf Sarkas Jurgen Klopp

Manajer Liverpool itu menyampaikan permintaan maaf sarkas, soal permainan timnya yang tak seganas Manchester City.

We are part of The Trust Project What is it?

Masih tetap dalam periode positif baik di Liga Primer Inggris maupun Liga Champions, kritik tetap mendera Liverpool entah dari media maupun publik.

Mereka menilai The Reds tidak seeksplosif dan sekonsisten musim lalu. Perbandingan pun mulai kerap disinggung dengan Manchester City arahan Pep Guardiola yang konsisten, tak hanya soal hasil tapi juga performa yang eksplosif.

Mendengar kritik tersebut, permintaan maaf lantas disampaikan manajer Liverpool, Jurgen Klopp. Meski begitu dia menegaskan bahwa media maupun publik tak punya alasan untuk memandang tim asuhannya dengan penilaian negatif.

Jürgen Klopp Pep Guardiola 2018

"Semua orang mencarinya [fluiditas], tapi kami di sini untuk mendapatkan hasil. Final Liga Champions terjadi musim lalu dan kami tim yang lebih baik untuk 25 menit pertama. Itu tidak membantu sekarang, tapi itulah stigma yang dimiliki orang-orang," ujar Klopp, seperti dikutip The Sun.

"Kami harus memulai lagi, dan tim-tim lain tidak menjadi lebih buruk. Sedikit mengeluh tentang situasi itu terasa hebat, tapi kami benar-benar ambisius dan menginginkan apa saja yang bisa kami dapatkan."

"Dengan pemain baru, kedengarannya seperti otomatis Anda memenangkan Liga Champions atau EPL atau apa pun gelarnya. Namun lawan tidak tidur. Mereka meningkat kualitas tim sebagaimana kami juga melakukannya."

"Kami memiliki 27 poin. Kami harusnya tidak boleh puas, tapi ketika memandangnya dengan cara yang benar, koleksi poin itu jadi positif. Ini seperti kami memenangkan pertandingan dan kami harus mengatakan, maaf, karena tidak bisa menang layaknya City atau tim lain [yang dibandingkan]."

"Saya mengerti, kami memiliki ruang untuk perbaikan, tetapi tidak ada alasan untuk memandang kami secara negatif," tegasnya.