Persaingan Terbesar Man United & Arsenal Dalam Enam Musim Terakhir

Manchester United dan Arsenal selalau bersaing kala masih di bawah arahan Fergie dan Arsene – Chas Newkey-Burden memberikan pandangannya terhadap persaingan baru antara pelatih baru Setan Merah, Louis Van Gaal dengan pelatih kawakan asal Perancis ini sebelum pertandingan perempat final Piala FA.

Ketika kita mengilustrasikan perjalanan karir Arsene Wenger, ada satu nama klub yang selalu menjadi momok menakutkan baginya, Manchester United. Setan Merah telah membuktikan bahwa mereka sukses menjadi musuh terbesar dari pelatih asal Perancis tersebut.

Saga persaingan antara Arsene Wenger dengan Manchester United dimulai pada bulan Maret 1998 ketika the Gunners datang ke Old Trafford dengan rekor tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan dan berusaha untuk memperpanjang rekor tersebut. Sebelas menit pertandingan berjalan, Marc Overmars sukses melewati Gary Neville dan mencetak gol dimana ini membuat tuan rumah harus gigit jari di depan pendukungnya sendiri.

WENGER VS MAN UNITED

  • Main 48
  • Menang 13
  • Imbang 11
  • Kalah 24

Pergeseran Kekuatan

Gol Overmars adalah gol yang menggoncang Liga Primer Inggris. Kemenangan itu membuat Arsenal meninggalkan United dengan jarak enam poin, ditambah dengan tiga pertandingan di tangan yang belum mereka mainkan membuat mereka menjadi juara liga pada musim itu dan menggeser peta kekuatan dari barat laut ke ibukota. 

Satu tahun setelah kejadian itu, Wenger dan sedang bekerja keras untuk mendapatkan gelar dobel. Tetapi mereka harus berhadapan dengan United pada semi-final Piala FA. Pada pertandingan ulangan di Villa Park, terjadi banyak kejadian menarik. Wasit memberikan kartu merah kepada Roy Keane, Dennis Bergkamp gagal mengeksekusi penalti di menit akhir, dimana Peter Schmeichel berhasil menepisnya dan penampilan sensasional dari Ryan Giggs dimana dirinya melakukan selebrasi yang dilakukannya hanya sekali seumur hidupnya yaitu, melepas jersey putihnya dan memperlihatkan bulu dadanya kepada khalayak ramai. Fantastis!

Sir Alex Ferguson dan anak asuhnya sukses membuat impian Arsenal mendapatkan gelar dobel dua tahun berturut-turut sirna begitu saja dan malah, Manchester United yang sukses menjadi juara FA, Liga Primer Inggris dan Liga Champions.

Lebih serunya lagi, ketika Wenger mendapatkan gelar dobel pada 2002, mereka sukses mendapatkan gelar liga di Old Trafford. Sylvain Wiltord sukses membuat tuan rumah diam membisu dan membawa kembali gelar liga ke London Utara. 

Pada bulan September 2003 dengan tajuk "Battle of Old Trafford" The Gunners hampir kalah oleh Setan Merah. Banyak kontroversi yang terjadi pada pertandingan tersebut. Patrick Vieira mendapat kartu merah, Ruud van Nistelrooy di "Bully" oleh para pemain Arsenal karena gagal mengeksekusi penalti, dimana empat pemain Arsenal dihukum oleh FA setelah pertandingan tersebut.

Ketika Roman Abramovich, seorang jutawan dan juga raja minyak dari Rusia memasuki sepakbola Inggris, penantang baru datang untuk meruntuhkan dominasi dua tim ini. Chelsea sukses membuat Arsenal dan United sedikit hilang dari hiruk pikuk sepakbola Inggris. Tetapi walaupun begitu, pada tahun 2005, Sir Alex berhasil mendapatkan Piala FA di Cardiff. Kemudian pada 2009, lagi-lagi Sir Alex Ferguson mengalahkan Arsene Wenger dengan mendapatkan gelar liga dan juga Liga Champions, gelar terakhir adalah satu-satunya gelar yang sangat diinginkan oleh Arsene Wenger.

LIMA PERTEMUAN TERAKHIR

  • Arsenal 1-2 Man Utd (PL, Nov 14)
  • Arsenal 0-0 Man Utd (PL, Feb 14)
  • Man Utd 1-0 Arsenal (PL, Nov 13)
  • Arsenal 1-1 Man Utd (PL, Apr 13)
  • Man Utd 2-1 Arsenal (PL, Nov 12)

Aktor Terbaru

Sejak saat itu, setiap musim tidak hanya ada Arsenal dan Mancehster United dalam mengejar gelar, ada Manchester City dan Chelsea disana, tetapi kali ini pada ajang Piala FA, perseturuan Setan Merah dan juga tim meriam ini kemabali muncul ke permukaan. Undian telah mempertemukan dua tim raksasa Inggris di babak perempat final pada hari Senin. Pertandingan ini akan kembali memunculkan persaingan kedua tim yang telah lama hilang.

Bagi kedua pelatih, persaingan antara mereka sangatlah tinggi. Para fans Manchester United telah sabar dengan apa yang dilakukan oleh Louis van Gaal sejauh ini, seperti kesabaran mereka melihat permainan tidak meyakinkan timnya kala melawan Burnley, Sunderland dan Newcastle, ditambah dengan beberapa kesalahan dasar yang dilakukan oleh para pemainnya seperti, Angel di Maria. Gol menit akhir Ashley Young di St. James Park benar-benar menyelamatkan muka United, tetapi tidak bisa kita pungkiri bahwa penampilan United kala itu, tidak ada bedanya dengan penampilan tim medioker lainnya.

Target mereka adalah mengakhiri musim di posisi empat besar, target yang tidak wajar bagi tim sebesar United. Sukses mendapatkan gelar di tiga negara, Van Gaal sepertinya lapar akan kesuksesannya di Inggris dan ingin sekali mendapatkan gelar pertamanya bersama Manchester United. Dia sangat yakin bahwa kemenangan atas Arsenal pada Senin akan membuat dirinya menaruh satu kaki di babak final. Sebuah kombinasi yang sempurna, kita akan lihat bagaimana tensi tinggi terjadi di Old Trafford.

Tetapi, tekanan besar seharusnya berada pada Arsene Wenger. Dengan perjalanan Arsenal di Eropa sepertinya akan berhenti, pelatih asal Perancis ini sangat membutuhkan gelar Piala FA untuk menyelamatkan karir dan juga kepercayaan para fans dan direksi kepadanya.

Memulai musim dengan buruk, dimana kala mereka kalah 3-2 dari Stoke pada bulan Desember lalu membuat para fans mereka mengeluarkan spanduk bertuliskan "Wenger Keluar". Tetapi, hal itu seperti melecut semangat para pemain Arsenal, mereka sukses memenangkan 14 dari 18 pertandingan mereka dan hanya menelan dua kekalahan, walaupun satu dari dua kekalahan mereka sepertinya akan membuat perjalanannya di Liga Champions berakhir. Piala FA akan menjadi prioritas pertama mereka, dan pertandingan di Old Trafford nanti akan menjadi duel panas antara kedua tim.

Ini adalah pertemua terbesar bagi kedua tim selama enam tahun terakhir. Pertandingan ini juga bisa menjadi teaser bagi persaingan mereka merebutkan posisi ketiga di klasemen untuk lolos ke Liga Champions. Saat ini, the Gunners sedang dalam penampilan terbaiknya, sedangkan United masih sering kesulitan bermain bagus. Tetapi, United tetaplah United, mereka sering sekali membuat kejutan kala semua orang tidak mengharapkan kejutan. Sudah pasti, bermain di depan pendukung sendiri membuat Setan Merah tidak mau mengecewakan para pendukung setianya dan akan berusaha keras untuk mengalahkan lawannya. Perempat final Piala FA antara Manchester United melawan Arsenal adalah final yang datang terlalu cepat.