Kisah

Persib Bandung - Raksasa yang Tengah Tertidur

We are part of The Trust Project What is it?

Pemain Bintang

Persib menjadi pusat perhatian dunia musim ini setelah merekrut dua pemain berstatus bintang ke liga yang tidak terkenal. 

Perekrutan Michael Essien dan Carlton Cole jelas mendapat perhatian yang sangat besar. Mereka tidak hanya merekrut satu, tapi dua mantan bintang Premier League - pemain yang, terutama Essien, benar-benar berkelas dunia di era keemasannya, meski era terbaik mereka sudah berlalu beberapa tahun lalu.

Namun, kontribusi mereka di atas lapangan tidak konsisten. Cole bahkan sudah dilepas pada pertengahan musim setelah tidak mampu mencetak satu gol pun. 

Carlton Cole memang menyita perhatian, tapi gagal memberikan kontribusi di lapangan

Ini mengundang pertanyaan tentang bagaimana klub-klub di negara ini dijalankan. Manajer tim, Umuh Muchtar, tidak membantu sama sekali untuk memperbaiki reputasi sepak bola Indonesia. Berbicara negatif tentang pemain di depan publik jelas tidak membantu klub meraih publisitas yang positif.

Jika ada anggapan bahwa publisitas negatif lebih baik daripada tidak ada publisitas sama sekali, maka beberapa bulan terakhir ini merupakan periode yang spesial bagi departemen humas klub.

Kekerasan juga merupakan masalah besar lainnya. Menurut Save Our Soccer, sebuah organisasi yang memantau hooliganisme di negara ini, ada 36 kasus suporter meninggal di Indonesia selama lima tahun terakhir dan Persib terlalu sering terlibat. 

Semangat mendukung yang luar biasa untuk klub ini bisa dengan mudah menjadi sesuatu yang negatif.