Persib Bandung vs Persipura Jayapura: Siapa Pemain Kunci di Masing-Masing Tim?

Menjelang laga besar di ISC A akhir pekan ini, Gerry Putra memprediksi dua pemain kunci dari masing-masing tim yang diperkirakan akan memengaruhi jalannya pertandingan...

Persib Bandung

Febri Hariyadi

Febri diprediksi menjadi pemain yang akan bersinar dalam pertandingan kontra Persipura Jayapura. Bukan tanpa alasan, Febri menjadi sorotan dalam laga ini karena permainannya dalam beberapa pertandingan terakhir memang mendulang pujian. Tak hanya mengandalkan kecepatan, visi bermain putra asli Bandung itu bisa dibilang sangat bagus.

Menghadapi Persipura yang juga mengandalkan kecepatan tinggi, Febri bisa menjadi solusi lini depan Persib Bandung yang pada pekan lalu terkesan macet karena gaya bermain Persija Jakarta yang mengandalkan pertahanan rapat. Kini, Febri bisa berkreasi jika diberi kesempatan sebagai pemain inti. Sebagai gelandang sayap, Febri punya determinasi tinggi untuk bisa memberi tekanan kepada bek sayap kanan Persipura, Ricardo Salampessy.

Kecepatan dan visi Febri akan terus diandalkan Persib (Foto: GTS)

Kelemahan Ricardo dalam mengantisipasi pemain yang punya kecepatan tinggi bisa menjadi senjata bagi Febri. Di laga-laga sebelumnya, Febri menunjukan permainan dengan determinasi yang tinggi. Melawan Persegres Gresik United, Febri yang bermain melebar ke kiri, tak mampu dikejar dengan baik oleh lini pertahanan Persegres.

Dengan demikian, Febri bisa menjadi pemain yang harus diwaspadai oleh Persipura. Torehan dua gol dan dua assist, sudah cukup menasbihkan Febri sebagai andalan baru Persib ‘Maung’ Bandung.

Kim Jeffrey Kurniawan

Gelandang kretif dengan permainan simpel seperti Kim Jeffrey Kurniawan diprediksi akan menjadi salah satu pemain yang diandalkan Persib. Keberadaannya di lini tengah tak tergantikan semenjak tampuk kepelatihan masih dipegang oleh Dejan Antonic.

Dalam skema Dejan dan kini Djadjang Nurdjaman, Kim selalu berperan sebagai penghubung antar lini. Kemampuannya membaca permainan dan akurasi operan kelas wahid membuat, pemain kelahiran Muhlacker, Jerman, itu menjadi kunci permainan Maung Bandung.

Kim Jeffrey Kurniawan akan bertugas untuk menjaga tempo permainan untuk Persib

Laga lawan Persipura menjadi pertempuran bagi Kim untuk bisa membuat lini tengah Persib lebih kreatif. Pasalnya, Kim akan berhadapan langsung dengan Ricardo Silva de Almeida di kubu Persipura. Dengan gaya bermain yang mirip, Kim harus bisa mewaspadai agar Persib tak mengikuti alur permainan cepat Persipura yang mengandalkan umpan pendek satu-dua sentuhan.

Persipura Jayapura

Edward Wilson Junior

Sepeninggal Boaz Solossa, serangan Persipura bergantung kepada Edward Wison Junior. Dan eks Semen Padang ini berhasil tampil cukup trengginas. Meski baru masuk di putaran kedua, Edward ternyata tak perlu berlama-lama beradaptasi di Persipura.

Baru delapan kali bermain, penyerang asal Liberia itu sudah membuat tiga gol dan dua assist. Data statistik itulah yang harus diwaspadai oleh barisan pertahanan Persib Bandung. Kejelian Edward Wilson dalam melihat peluang gol tak bisa dipandang remeh oleh barisan pertahanan Maung Bandung. Edward juga menjadi penentu kemenangan Persipura lawan Sriwijaya FC pada pekan ke-26.

Selama bermain untuk Persipura, Edward Wilson sudah menciptakan 21 tembakan, di mana 14 tembakan tepat mengarah ke gawang. Dengan demikian, Edward layak menjadi pemain andalan bagi kubu Mutiara Hitam.

Ricardo Silva de Almeida

Ricardo Silva de Almeida merupakan gelandang kreatif yang juga masuk di putaran kedua Indonesia Soccer Championship. Baru bergabung, Ricardinho langsung menjadi tumpuan serangan Persipura. Pemain asal Brasil ini sudah mencetak dua gol dan dua assist, termasuk melawan pertandingan penting melawan Arema Cronus pada pekan ke-25 ISC A.

Dampak kedatangan Ricardinho di putaran kedua langsung dirasakan Persipura (Foto: GTS)

Dalam pertandingan kontra Arema Cronus, Ricardinho masuk sebagai pengganti. Permainan Persipura tetap stabil berkat peran Ricardo di lini tengah. Gelandang berpenampilan nyentrik itu, berhasil menjaga stabilitas lini tengah Persipura yang saat itu ditinggal Nelson Alom akibat cedera ringan.

Akurasi umpan Ricardo yang mencapai 80 persen, cukup membuat Persipura tak kehilangan permainan cepat walau tanpa Boaz Solossa. Dengan modal demikian, Mutiara Hitam tak perlu khawatir kehilangan sentuhan permainan cepat di kandang Persib Bandung.

Temukan feature baru setiap harinya di FourFourTwo.com/ID