Kisah

Pertanyaan yang Sama Tiap Awal Musim: Adakah yang Mampu Menggulingkan Juventus?

Setelah pergerakan transfer yang gila dari Juventus, apakah masih ada peluang untuk menggulingkan mereka dari status juara bertahan Serie A?

We are part of The Trust Project What is it?

Benvenuta, Serie A!

Juventus selalu dipisahkan dalam peta persaingan perebutan Scudetto Serie A tiap musimnya. Mengapa demikian? Jawabannya sederhana: kelas mereka sudah sangat berbeda dengan tim-tim Italia lainnya. Bukti itu bisa dilihat melalui raihan Scudetto tujuh kali beruntun dan empat Coppa Italia beruntun.

Dominasi semacam itu pernah diperlihatkan Olympique Lyonnais di Ligue 1, Prancis pada medio 2001-2008. Pun demikian Bayern Munchen di Bundesliga, Jerman selama periode 2012-2018. Jadi, wajar saja jika Juventus dipisahkan dengan tim-tim lainnya dalam perebutan titel Serie A, seperti halnya musim ini.

Kehadiran Cristiano Ronaldo semakin menguatkan Juventus yang sudah sangat kuat sebelumnya. Juventus sudah pasti berada di urutan pertama kandidat favorit peraih titel Serie A, dengan persaingan seru pengusik tahta mereka di antara Inter Milan, AC Milan, Roma, Napoli, dan Lazio.

“Kami, bersama dengan Napoli, Roma, Milan, dan Lazio, harus berusaha bertarung. Juve tim terkuat, lalu kemudian setelahnya ada lima tim yang dapat bertarung merebutkan titel,” tutur Luciano Spalletti, allenatore Inter, mengenai peta persaingan Scudetto Serie A 2018/19.

Terinspirasi oleh film serial terkenal “Game of Thrones”, Football-Italia mengambil tajuk “Game of Serie A Thrones” untuk menggambarkan persaingan Serie A musim ini. Semua suku bersaing untuk merebutkan tahta yang saat ini dipegang oleh Keluarga Lannister, eh bukan, maksud kami Keluarga Agnelli (pemilik Juventus).

Tabir pembuka Serie A 2018/19 telah dibuka di giornata pertama. Juventus memberi pesan kepada rival dengan kemenangan 3-2 kontra Chievo Verona. Bukan cuma pesan yang diberikan Juventus, melainkan juga pengingat bagi tim-tim lain, bahwa Juve tetaplah tim yang berisikan ‘manusia biasa’ meski telah diperkuat Ronaldo.

Chievo bisa melukai Juventus yang belum pernah kebobolan lebih dari satu gol di laga pembuka Serie A sejak September 1998 (4-3 melawan Perugia). Dari segi kualitas di atas kertas, Chievo kalah segalanya dari Juventus. Jadi ini mengartikan, persaingan merebutkan Scudetto musim ini belum tentu berjalan satu arah dengan dominasi yang diperlihatkan Juventus.

Inter, Napoli, Roma, Milan, dan Lazio. Bagaimana kira-kira kans mereka merebut tahta dan singgasana Serie A dari Juventus?

Pages