Prediksi Formasi Arsenal 2015/16

Sudah menunggu West Ham di game week pertama Premier League 2015/16 bagi Arsenal. Start awal dengan tiga poin bisa menebalkan status mereka sebagai tittle challenge di musim ini.

Tiap mau bergulirnya musim baru Arsenal dipandang sebagai klub besar, setelah di medio 90 sampai 2000an bersaing ketat dengan Manchester United untuk memperebutkan titel terbaik. Sampai akhirnya 49 laga tidak terkalahkan namanya perlahan meredup. Tenggelam diantara kekuatan baru seperti Chelsea dan Manchester City, karena memiliki dana besar.

Arsenal jadi tertinggal dari Red Devils, bahkan mereka nampak seperti sudah senang apabila bisa finish lebih baik dari rival abadi Spurs. Ada penurunan target disini. Gerah dengan kebijakan transfer yang mengutamakan profit akhirnya dipatahkan ketika mendatangkan Mesut Ozil dari Real Madrid. Setahun kemudian Alexis Sanchez dibeli, dan efek dari dua pemain mahal jadi kekuatan baru skuat Meriam London.

Sebelumnya klub ini tak lebih dari pelengkap papan atas Premier League saja, lebih baik dari papan tengah tapi tak cukup baik untuk bersaing meraih piala. Mulai musim ini persepsi itu harus bergeser, tim-tim unggulan harus mulai melihat kembali karena kalau tidak bisa saja Emirates bersuka dengan pencapaian tertinggi.

Alasan utama mengapa Arsenal wajib diperhitungkan keberadaanya adalah nama Petr Cech. Mantan kiper Blues ini adalah orang paling tepat untuk mengawal gawang. Ketika namanya muncul sebagai calon transfer, sejatinya klub-klub Inggris berlomba untuk mendapatkan tanda tangannya. Pengalaman dan kemampuan masih bisa diandalkan walaupun digeser oleh talenta muda Thibaut Courtois. Cech jadi pelengkap puzzle selama ini Gunners kesulitan memiliki penjaga gawang mampu diandalkan.

Coquelin juga akan memegang peranan penting sepanjang musim nanti. Berada di depan dua centre back, tugasnya adalah menahan gempuran lawan. Kemampuan untuk lakukan tackle dan juga intercept semakin mengkhawatirkan bagi musuh. Tanya saja Manchester City tak bisa berbuat banyak saat Francis mematikan pemain kreatif mereka David Silva.

Sulit membayangkan Wenger akan menggunakan tiga pemain belakang sepanjang musim. Kalaupun itu terjadi adalah ketika ia membutuhkan tambahan personel di depan, antara Koscielny atau Mertesacker bisa tiba-tiba ada di depan ketika tengah memburu gol. Buat variasi dan pilihan orang bisa dioper sekaligus mengancam gawang musuh. Oleh karenanya empat back masih jadi andalan pria Perancis ini. Dua nama disebut tadi akan diapit full back Bellerin dan Monreal.

Satu tempat di tengah sudah diisi oleh Francis, sisa dua lagi adalah kombinasi dan Ozil serta Ramsey bisa jadi pilihan utama. Mesut bergerak lebih bebas sebagai advanced playmaker sementara Aaron mengantar bola dari belakang sampai ke depan usai direbut oleh gelandang bertahan. Wilshere adalah nama yang mereka harus biasa bermain tanpa. Bila pemilik nomor 10 ini sudah bisa mengatasi cedera dan konstan bermain maka barulah kita berbicara, selama itu belum kejadian lebih baik andalkan Cazorla atau Rosicky.

Usai mengantarkan Chile juara Copa America, Sanchez harus menepi karena memang sulit baginya bermain dalam tempo tinggi di rentang waktu pendek. Bugar 100% maka posisi di kiri sudah tidak bisa dibantahkan lagi jadi miliknya. Di sisi sebrang Walcott menunjukkan kematangan bisa bergantian dengan Chamberlain apabila berhalangan main. Ujung tombak utama masih jadi milik Giroud walaupun Wenger bila ingin boleh saja mengganti dirinya dengan Welbeck. Semua tergantung kondisi dan juga lawan dihadapi.

Musim ini bila ada satu klub bisa mengejutkan dan merusak dominasi City atau Chelsea adalah Arsenal. Should they scared.

Komposisi 4-3-3
Cech; Bellerin; Mertesacker; Koscielny; Monreal; Coquelin; Ramsey / Rosicky; Ozil / Cazorla; Walcott; Sanchez; Giroud / Welbeck.

Komposisi 4-2-3-1
Cech; Bellerin; Mertesacker; Koscielny; Monreal; Coquelin; Ramsey / Arteta; Walcott / Chamberlain; Ozil; Sanchez; Giroud