Prediksi Line-up Terbaik Liverpool di 2017/18: Masih Perlu Bek Tengah Berkelas!

Liverpool akhirnya sukses masuk ke empat besar lagi dan lolos ke Liga Champions musim lalu. Tapi musim lalu, masih ada masalah di pertahanan yang perlu diperbaiki. Bagaimana kira-kira Klopp mengatur skuatnya untuk lebih baik lagi musim depan?

Demi menyongsong empat ajang sekaligus musim depan, Liverpool sedang berusaha mendatangkan sejumlah pemain yang dianggap bisa memperkuat performa skuat asuhan Juergen Klopp itu. Ya, meski sudah mendatangkan sejumlah nama menjanjikan seperti Mohamed Salah, Dominic Solanke dan Andrew Robertson, The Reds dinilai masih akan terus melakukan pendekatan terhadap sejumlah target.

Hal ini bisa dipahami, karena sejatinya susunan pemain Liverpool belum bisa dibilang komplet. Berkaca pada musim lalu, sektor belakang menjadi perhatian lebih oleh staf kepelatihan. Satu bek sayap berusia muda (Robertson) sukses dilabuhkan, kini kita perlu kabar terbaru saja terkait pemain belakang lainnya, agar para pendukung bisa bernafas lega terkait masalah di lini belakang.

Sementara lini tengah, sudah menjadi rahasia umum apabila Klopp begitu mengidam-idamkan seorang Naby Keita. Gelandang enerjik nan memukai milik RB Leipzig ini yang membuat Liverpool terus melayangkan tawarannya.

Sembari menunggu kejutan-kejutan transfer yang dilakukan oleh klub asal Merseyside ini, ijinkan saya membayangkan -atau memprediksi susunan line-up dengan formasi khas eks pelatih Borussia Dortmund tersebut, yakni 4-3-3 untuk musim depan.

Kiper

Posisi Simon Mignolet sepertinya masih belum bisa digantikan. Peran krusial yang berhasil ditunjukkannya musim lalu seolah mempertegas bahwa Mignolet semakin matang di bawah mistar gawang Si Merah.

Sementara itu, Loris Karius, yang semula diharapkan bisa menjadi pesaing berat kiper timnas Belgia tersebut tetap akan menjadi pelapisnya.

Mignolet masih sulit untuk digeser Karius

Bek

Di musim depan, pos bek kanan masih akan ditempati oleh Nathaniel Clyne. Kendati performanya musim lalu angin-anginan, namun kedalaman skuat yang minim di sektor ini membuat nama mantan pemain Southampton masih menjadi pilihan utama.

Sementara untuk posisi bek tengah, penampilan Joel Matip di musim debutnya bersama Liverpool cukup baik. Sebagai pemain yang dilabuhkan secara gratis, Matip bermain konsisten dan hampir selalu lebih baik dari koleganya di jantung pertahanan.

Duetnya bersama Dejan Lovren dan Ragnar Klavan musim lalu memang tidak menghadirkan catatan yang bagus (kebobolan 42 gol). Akan tetapi, sebagian gol yang diderita tim mayoritas bukan dari kesalahannya dalam menghalau lawan.

Musim ini, ada peluang besar Matip akan mendapatkan pasangan baru dalam diri Virgil Van Dijk di jantung pertahanan The Reds. Tapi, jika benar-benar gagal mendapatkannya, maka opsi untuk Klopp adalah memainkan Joe Gomes yang tampil semakin baik atau Mamadou Sakho.

Musim lalu, James Milner memang sudah membuktikan kapabilitasnya sebagai pemain sepakbola serba bisa dengan lebih sering berperan sebagai full-back kiri Liverpool.  Namun, sebaik-baiknya Milner bermain, dia tetap bukan seorang full-back murni. Pada akhirnya, harus diakui jika The Reds memang membutuhkan bek kiri anyar.

Kedatangan Andrew Robertson membuat Klopp punya pilihan di sisi kiri sekarang

Masalah tersebut tampaknya tidak perlu dihiraukan lagi kini Liverpool sudah mendapatkan bek kiri baru, Andrew Robertson, dari Hull City. Masih berusia 23 tahun, mendatangkan Robertson adalah pilihan cerdas berjangka panjang yang dibuat oleh Liverpool. Robertson pun sepertinya tidak perlu waktu lama untuk beradaptasi dengan tim karena ia langsung membuktikan penampilan apik di laga pra-musim saat melawan Hertha Berlin, Minggu (30/7).