Preview FourFourTwo: Arsenal vs QPR

Liga Primer Inggris | Emirates | Sab 27 Des | 00:30

Dikenal sebagai..

Potensi bencana besar menunggu... bagi kedua tim.

ARSENAL FORM

  • Liverpool 2-2 Arsenal (Prem)
  • Arsenal 4-1 Newcastle (Prem)
  • Galatasaray 1-4 Arsenal (CL)
  • Stoke 3-2 Arsenal (Prem)
  • Arsenal 1-0 So'ton (Prem)

QPR FORM

  • QPR 3-2 West Brom (Prem)
  • Everton 3-1 QPR (Prem)
  • QPR 2-0 Burnley (Prem)
  • Swansea 2-0 QPR (Prem)
  • QPR 3-2 Leicester (Prem)

Latar belakang..

Ini bukan partai derby London yang lebih menarik dari yang digelar di Stamford Bridge empat jam lebih awal. Mempertemukan tim raksasa yang tampil pas-pasan musim ini menghadapi salah satu calon terkuat penghuni degradasi di akhir musim. Ya, Arsenal bukanlah tim gudang peluru seperti yang kita lihat di akhir 90an hingga awal 2000an, mereka lebih seperti gudang masalah saat ini. Cedera, lunturnya kepercayaan sebagian suporter terhadap Wenger, krisis kepemimpinan di atas lapangan dan permainan yang nyaris tanpa motivasi untuk menjadi juara. 
 
Tapi, hal yang berbeda diungkapkan oleh Arsene Wenger. Pria asal Prancis ini merasa bahwa anak buahnya berada di peringkat yang salah saat ini dan dia meminta Sanchez dkk untuk menggunakan momen Boxing Day sebagai ajang pembuktian bahwa orang-orang telah salah mengritik timnya.
 
"Kami harus memastikan bahwa saat Natal kami bisa mengambil keuntungan dari jadwal pertandingan yang kami miliki dan bermain bagus," kata Wenger.
 
"Kami memiliki kesempatan yang bagus saat Natal untuk menunjukkan bahwa kami jauh lebih baik dari yang orang pikir tentang kami. Setiap tim memiliki jadwal yang sulit, jadi konsistensi di periode itulah yang penting."
 
Apakah anda bisa mencium sedikit gelagat meremehkan yang dilontarkan Wenger di atas? Sang profesor jelas menyebutkan bahwa timnya memiliki keuntungan dari jadwal pertandingan di masa Natal. Itu merujuk pada lemahnya kekuatan QPR di musim 2014/15. Bukan berada di peringkat 17, dengan 17 poin, yang menjadi kabar terburuk untuk suporter QPR jelang pertandingan ini. Tapi, fakta bahwa QPR selalu kalah dalam sembilan laga tandang mereka, tujuh di antaranya mereka kebobolan setidaknya dua gol.
 
Anda masih tega menakut-nakuti pendukung QPR? Tambahkan fakta ini, Arsenal tidak terkalahkan dalam 25 dari 26 laga kandang Premier League mereka di Emirates. Tak ada yang bisa lebih optimistis daripada Wenger kali ini.
 
Jika ada alasan untuk melangkah dengan penuh percaya diri ke Emirates, pendukung QPR akan menggantungkan seluruh harapan mereka pada keajaiban yang dibuat Charlie Austin di lini depan tim kesayangan mereka. Dia adalah pemain Inggris paling produktif sejauh ini dengan total 11 gol yang ditorehkannya, tiga di antaranya dicetak akhir pekan lalu. QPR sendiri hanya mencetak 17 gol hingga pekan ke-18.
 
Dari daftar pemain yang cedera ada nama Yun Suk-Young yang ditarik saat babak pertama menghadapi West Brom di laga terakhir QPR. Posisinya mungkin akan digantikan Clint Hill.
 
Kemudian, simak apa yang dikatakan Harry Redknapp berikut ini: 
 
"Arsenal adalah tim yang bagus. Mereka akan finis di posisi empat besar. Mereka melakukannya setiap saat. Saya tak melihat alasan kenapa mereka tak akan finis di empat besar musim ini."
 
"Mereka memiliki pemain yang luar biasa meskipun ada banyak yang cedera. Kecepatan yang mereka peragakan, pergerakan, umapn, mereka adalah tim yang enak untuk ditonton."
 
Jadi, apakah Arsenal akan finis empat besar musim ini? Mungkin, salah satunya dengan mengalahkan QPR. Apakah mereka benar-benar tim yang enak untuk ditonton? Bisa saja, dengan merobek jala The Hoops sebanyak-banyaknya.

Update Tim

Mungkin akan sedikit melegakan bagi pendukung QPR mengetahui bahwa The Gunners tak akan diperkuat pilar-pilar penting di lini tengah mereka seperti Mesut Ozil, Jack Wilshere, Aaron Ramsey. Lini pertahanan mereka juga kehilangan Lauret Koscielny. Kabar baiknya, Olivier Giroud kembali menghibur dengan gol-golnya setelah pulih dari cedera ditambah kabar bahwa Tomas Rosicky dan Yaya Sanogo telah pulih dan siap dimainkan. Sedangkan QPR saat ini tidak banyak pemain yang cedera, hanya pemain yang telah lama cedera, Alejandro Faurlin yang tidak bisa bermain.

Charlie Austin (QPR)

Pemain terbaik sejauh ini sedang dalam penampilan terbaiknya, bahkan Wenger pun tak kuasa untuk memberikan pujian kepada pemainini. "Sangat baik bahwa kita bisa melihat penyerang asli asal Inggris yang memulai karirnya di divisi bawah bisa berhasil dan sukses di level ini," kata Wenger. "Itu bisa membawa ide bahwa masih banyak pemain bagus di bawah sana yang pantas untukbermain di Liga Primer Inggris tetapi masih belum dapat kesempatan."

Pujian Wenger kepadanya sangatlah tepat: Austin adalah tipikal pemain yang di takuti oleh fans Arsenal. Dia bukanlah yang tercepat, tetapi dengan ketepatannya untuk masuk di kotak penalti tepat waktu (dia bisa mencari ruang di kotak penalti yang padat) menjadi keunggulan tersendiri baginya. Melawan West Brom, dia melepaskan 10 tembakan, tetapi dia juga bisa sangat efisien, melawan Burnley, dia mencetak gol melalui satu-satunya kesempatan yang dia miliki. Austin bisa merepotkan barisan pertahanan Arsenal, dia di prediksi bisa mendapatkan satu atau dua kesempatan emas dan mencetak gol di Emirates yang mungkin, bisa memuluskan impiannya bermain untuk Inggris.

LAST FIVE MEETINGS

  • QPR 0-1 Arsenal (PL, May 13)
  • Arsenal 1-0 QPR (PL, Oct 12)
  • QPR 2-1 Arsenal (PL, Mar 12)
  • Arsenal 1-0 QPR (PL, Dec 11)
  • QPR 0-6 Arsenal (FAC, Jan 01)

Para Manajer

Redknapp bersikeras sekali, walaupun saat ini penampilan Arsenal tidak stabil, dia percaya bahwa Wenger bisa mendapatkan posisi Liga Champions musim ini. "Mereka melakukannya setiap tahun dan saya tidak melihat alasan kenapa mereka tidak bisa melakukannya lagi pada tahun ini," dia berkomentar. "Mereka memiliki pemain yang luar biasa dan ada beberapa pemain kunci yang cedera. Mereka adalah tim hebat yang memainkan sepakbola yang indah. Mereka memiliki kecepatan, pergerakan dan umpan-umpan akurat. Mereka adalah tim yang enak di tonton."

Sementara itu, Wenger mengakui bahwa pemain belakang muda mereka, Calum Chambers seperti kehabisan tenaga, dimana pemain muda tersebut bermain di dua posisi pada musim ini, bek tengah dan bek sayap.

"Bagi pemain berumur 19 tahun, dia mendapatkan jam terbang yang terlalu tinggi," kata Wenger. "Biasanya mereka mentok setelah pertandingan ke 15 atau 17. Anda harus memberinya nafas, menyegarkan kembali dirinya dan memainkannya lagi. Saat ini, saya bertanggung jawab penuh dari setiap pertandingan yang dimainkannya, dimana satu pertandingan menjadi seperti dobel bagi pemain di umur itu.”

Data dan Fakta

  • Arsenal hanya sekali kalah di pertandingan yang di mainkan pada Boxing Day (M11 S5 K1).
  • Harry Redknapp hanya kalah 5 kali dari 18 pertandingan Liga Primer Inggris saat menghadapi Arsenal (M3 S10 K5).
  • The Gunners telah memenangkan 7 pertandingan terakhir mereka di Boxing Day - kemenangan pertama mereka adalah saat mengalahkan QPR 3-0 pada tahun 1995.

Prediksi FourFourTwo

Tidak ada keajaiban Natal bagi QPR, tetapi dengan Austin disana, mereka mungkin bisa mencetak satu gol, tetapi tetap 3-1 untuk Arsenal.