Analisa

Preview Liga 1 2018: Mengupas Kekuatan 10 Klub Terbesar

Tim FourFourTwo Indonesia mengulas kekuatan dan prediksi tentang akan berada di mana 10 klub terbesar di Liga 1 Indonesia ini di klasemen akhir musim 2018 nanti...

We are part of The Trust Project What is it?

PERSIJA JAKARTA

Ulasan Tim

PRESTASI PERSIJA SEJAK 2017

  • Piala Presiden 2017: Babak Grup
  • Liga 1 2017: Posisi 4
  • Boost Sports Super Fix Cup 2018: Juara
  • Piala Presiden: Juara

Setelah mengawali musim dengan buruk dan terjerembab di papan bawah, Persija Jakarta sukses bangkit di paruh kedua musim Liga 1 2017 lalu dan akhirnya finis di posisi keempat. Ini adalah peningkatan bagi klub ibukota tersebut, mengingat pada Indonesia Soccer Championship A 2016 lalu, mereka terdampar di peringkat ke-14 klasemen akhir.

Keputusan Persija untuk mempertahankan pelatih Stefano Cugurra Teco sendiri merupakan faktor utama di balik keberhasilan Macan Kemayoran. Setelah beradaptasi di awal musim, Teco mampu menemukan racikan terbaik untuk Persija dan pelan-pelan membawa mereka ke papan atas klasemen.

Manjurnya racikan Teco semakin terbukti di awal tahun 2018 ini. Persija sukses juara dalam dua turnamen pra-musim, yakni Boost Sports Super Fix Cup 2018 yang digelar di Malaysia dan Piala Presiden 2018. Kualitas permainan mereka pun membuahkan hasil yang cukup bagus di Piala AFC 2018 sejauh ini: tergabung di Grup H, Persija berhasil berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan tujuh poin dari dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Peluang mereka untuk lolos ke fase berikutnya pun terbuka lebar.

Dengan kualitas lini pertahanan dan lini depan yang dimiliki Persija saat ini, tak bisa dipungkiri jika kini muncul anggapan bahwa mereka adalah salah satu favorit juara Liga 1 2018 mendatang.

Pelatih: Stefano Cugurra Teco

Pada Mei 2017 lalu, kepemimpinan Stefano Cugurra Teco di Persija bukan lagi dipertanyakan; ia sudah terang-terangan diminta mundur oleh Jakmania. Maklum, sejak pekan kedua, Persija tak pernah bisa meraih tiga angka, dengan enam laga beruntun tanpa kemenangan, di mana tiga di antaranya adalah kekalahan berturut-turut.

Meski begitu, Teco berkali-kali mengatakan bahwa ia tak akan mundur, dan keputusan ini kelak akan disyukuri oleh Jakmania. Pasalnya, sejak Juni 2017, Persija berhasil dibawanya bangkit dan terus meraih hasil positif hingga musim berakhir.

Tak berhenti sampai di situ, kini Persija pun mulai diberikannya trofi juara meski hanya di pra-musim. Dan dua trofi itu makin melontarkan status Teco sebagai idola baru para suporter ibukota.

Sebagai pelatih yang sudah kenyang asam garam sepakbola Asia Tenggara, Teco berhasil membangun Persija menjadi sebuah tim yang kuat dengan mengandalkan lini pertahanan yang kokoh. Imbasnya, Macan Kemayoran pun berhasil menjadi tim yang paling sedikit kebobolan di Liga 1 2017 lalu dengan hanya 24 gol, 10 gol lebih sedikit daripada Persib yang ada di belakang mereka.

Kini, Teco bahkan berhasil mengembangkan Persija lebih jauh lagi dengan lini penyerangan yang jauh lebih baik. Keberadaan Marko Simic di lini depan musim ini tentu sangat membantu, tapi selain ketajaman Simic, kemampuan Teco untuk meracik sebuah tim yang mengandalkan pressing, serangan dari sisi sayap yang berbahaya, serta memiliki aliran umpan yang apik yang memanjakan Simic seperti yang bisa kita lihat selama pra-musim ini juga merupakan faktor besar lainnya yang membuat sumbangsih Teco jelas tak bisa dipandang sebelah mata.

Pemain Kunci: Marko Simic

Dalam dua musim belakangan, Persija selalu dikenal sebagai tim dengan pertahanan yang luar biasa. Masalahnya ada di lini depan. Persoalan yang sudah muncul sejak ISC A 2016 lalu ternyata belum sepenuhnya selesai pada gelaran Liga 1 2017 lalu.

Setelah mencetak satu gol dan satu assist di Boost Sports Super Fix Cup 2018, Simic tampil menggila di Piala Presiden dengan menjadi top skorer turnamen dengan 11 gol

Dengan 46 gol, Persija hanya unggul atas Arema dalam urusan mencetak gol di 10 besar Liga 1. Keberadaan Bruno Silva (marquee player), Luis Carlos Junior (didepak di akhir putaran pertama), dan Reinaldo Elias da Costa (cedera hingga akhir musim sejak September 2017) tak sanggup mengatrol jumlah gol Persija. Kemajalan lini depan ini lah yang bisa dikatakan membuat Persija gagal berada di posisi yang lebih baik lagi pada musim lalu.

Namun kini masalah itu, kelihatannya, sudah teratasi dengan keberadaan Marko Simic. Setelah mencetak satu gol dan satu assist di Boost Sports Super Fix Cup 2018, Simic tampil menggila di Piala Presiden dengan menjadi top skorer turnamen dengan 11 gol. Di Piala AFC pun, ia sudah mencetak tiga gol setelah mencatatkan trigol di laga vs Tampines Rovers.

Meski bukan pemain yang cepat, Simic memiliki fisik yang bagus untuk berduel dengan pemain lawan, terutama di udara, dan ia pun memiliki visi yang bagus untuk berada di tempat dan waktu yang tepat. Kerja samanya yang bagus dengan Riko Simanjuntak, terutama, berhasil mencuri perhatian sejauh ini. Jika Simic berhasil mempertahankan ketajamannya di sepanjang musim Liga 1 nanti, bukan tak mungkin Persija akan berbicara banyak di Liga 1 2018 nanti.

BACA JUGA: Marko Simic: Jawaban Atas Masalah Besar Persija Jakarta dalam Dua Musim Terakhir​

Prediksi FourFourTwo

Performa Persija selama pra-musim 2018 ini benar-benar menjanjikan. Dengan lini pertahanan yang masih terus tangguh dan lini depan yang sudah menemukan jawaban atas segala permasalahan yang terjadi selama dua musim terakhir, sulit tidak untuk tidak memprediksi bahwa Macan Kemayoran akan bangkit dan menjadi penantang serius gelar juara.

Tantangan terbesar bagi mereka adalah bagaimana meneruskan performa apik ini di kompetisi sebenarnya setelah habis-habisan di masa pra-musim. Selain itu, ada juga faktor non-teknis yang mungkin akan mengganggu: hingga hari ini, masih belum dipastikan di mana Persija akan berkandang. Terakhir, ada peluang besar mereka akan kembali terusir ke Bantul setelah pembicaraan untuk menggunakan Stadion Gelora Bung Karno dan Stadion Pakansari sebagai kandang di sepanjang musim tak menemui titik terang.

Penulis: M. Rezky Agustyananto

SELENGKAPNYA:

Pages