Preview Liga 1 Musim 2017: PSM Makassar

Apakah PSM mempunyai peluang untuk menulis cerita hebat di Liga 1 Indonesia mendatang? Zakky BM memberikan preview klub kebanggaan Makassar ini...

Ulasan Tim

PSM sendiri, menurut Rene, memang tidak terlalu bermain serius di Piala Presiden 2017 tersebut.

Mengakhiri kompetisi Indonesia Soccer Championship A musim 2016 lalu di posisi keenam klasemen akhir dengan mengantongi total 54 poin, sebenarnya bukan hal buruk bagi kesebelasan yang berjuluk Juku Eja tersebut. Toh pada awal musim, Juku Eja sempat terseok-seok dan hanya mampu bersaing di klasemen papan menengah ke bawah saja.

Namun, angin segar kembali mengarah menuju PSM Makassar. Kedatangan Robert Rene Albert mengubah peruntungan nasib Juku Eja dan menjadi tim yang lebih baik lagi di tangan meneer asal Belanda tersebut. Meski awalnya harus kalah di empat pertandingan secara beruntun, namun Rene Albert mampu membangkitkan PSM saat menekuk Persiba Balikpapan dengan skor 3-2.

Penampilan PSM di turnamen pra-musim Piala Presiden 2017 lalu memang terlihat tak meyakinkan dan bahkan tidak lolos dari fase grup. Namun PSM sendiri, menurut Rene, memang tidak terlalu bermain serius di turnamen tersebut. Pra-musim, baginya, hanyalah memberikan kesempatan sebesar-besarnya kepada seluruh pemain termasuk pemain muda untuk unjuk gigi. Urusan menang dan kalah adalah hal yang lain.

Kuncinya adalah bermain bagus sejal awal musim

Kini, pasca mengelar pemusatan pelatihan di Bali, tim Pasukan Ramang tersebut tengah bersiap menyambut kompetisi Liga 1 musim 2017 dengan melakukan serangkaian partai uji tanding dengan beberapa kompetitor di Liga 1. Tujuannya jelas, Rene ingin memantapkan komposisi skuat inti sekaligus taktik yang akan mereka pakai untuk menghadapi lawan-lawannya kelak di sepanjang kompetisi musim mendatang

Pemain Masuk 

Hamka Hamzah, Reinaldo da Silva, Zulkifli Syukur, Ghozali Siregar, Rivky Mokodompit, Satrio Syam, Fathul Rahman, Asnawi Mangkualam, Steven Paulle.

Pemain Keluar 

Muchlis Hadi, Maldini Pali, Ivan Wahyudi, Zulvin Zamrun, Hisyam Achmad Tolle, Abdulrahman, Davit Aryanto,Kwon Jun, Luiz Ricardo, Kwon Jwun, dan Ronald Hikspoors.

Pelatih: Robert Rene Alberts

PSM adalah satu dari beberapa klub yang memcat pelatihnya di tengah musim berjaan kompetisi ISC A 2016 lalu. Luciano Leandro yang tak mampu mengemban tugas untuk membawa Pasukan Ramang bersaing di papan atas akhirnya digantikan oleh Robert Rene Alberts pada bulan Juni 2016 lalu.

Roberts Rene sebenarnya bukan orang asing bagi PSM Makassar. Pada tahun 2010/11 lalu, Robert pernah menjadi arsitek tim Pasukan Ramang selama beberapa bulan sebelum akhirnya ia mundur karena masalah pribadinya. Kembalinya ke Makassar, bagi dirinya merupakan bagian dari menyelesaikan pekerjaan yang tertunda.

“Saya dalam kondisi yang tidak puas ketika meninggalkan PSM. Kami nomor dua (peringkat tiga) di Liga (saat itu LPI), padahal kami bisa saja jadi yang pertama. Jadi selalu ada perasaan ingin kembali ke Makassar untuk memenuhi pekerjaan membawa klub ini yang terbaik. Saya ingin sekali melihat PSM menjadi juara,” ungkap Rene kepada CNN Indonesia.

Bisakah Rene Albert Mengulangi magis yang Ia ciptakan saat bersama Arema?

Rene menyiapkan skema 4-1-4-1 dan 4-2-3-1 untuk mengarungi kompetisi Liga 1 musim 2017 ini.

Bagi khayalak sepakbola Indonesia, nama Rene bukanlah hal yang asing karena ia mampu mempersembahkan gelar juara liga bagi Arema saat musim 2009/10 lalu. Kepiawaiannya dalam meracik pemain di lapangan memang sangat teruji untuk mengarungi kompetisi di Indonesia.

Kini, Rene menyiapkan skema 4-1-4-1 dan 4-2-3-1 untuk mengarungi kompetisi Liga 1 musim 2017 ini. Ia mengungkapkan bahwa "sebenarnya formasi ini hampir sama, hanya saja yang membedakan cara menyerang dan bertahan tim," ungkap Robert Rene, seperti dikutip dari laman Sindo News.

[SELANJUTNYA: Palang pintu kokoh di pertahanan PSM yang menjadi andalan Rene dan prediksi FFT]

Topics