Rangkuman Europa League Pekan Ke-3: Reuni Van Persie dan Kebangkitan Inter

Apa saja yang terjadi di Europa League pekan ketiga pada Jumat dini hari tadi waktu Indonesia? Taufik Nur Shiddiq merangkumnya...

Ajax amankan puncak

Hakim Ziyech tidak peduli timnya bermain di kandang lawan. Dengan sebuah aksi individu ia membawa Ajax unggul di menit 22. Catatan lain: itu gol pertama Ziyech di kejuaraan antar klub Eropa. Tuan rumah langsung membalas tujuh menit berselang lewat kapten mereka hari ini, Andreu Fontas. Hingga pertandingan memasuki 20 menit terakhir, kedudukan tetap 1-1.

Bergerak masuk dari sisi kiri, Amin Younes menemukan ruang untuk menempatkan bola ke tiang jauh dan membawa Ajax kembali unggul di menit 71. Celta memastikan Ajax tidak pulang membawa tiga angka delapan menit sebelum waktu normal habis; Fabian Orellana, pemain pengganti, menyamakan kedudukan dengan cara Younes – bedanya, Orellana melakukannya dengan kaki kiri.

Lima gol dari lima pemain

Shakhtar Donetsk meneruskan sapu bersih Grup H. Kali ini giliran Gent yang mereka kalahkan; dan dengan skor yang sangat mencolok pula – 5-0. Kelima gol Shakhtar dicetak lima pemain berbeda.

Viktor Kovalenko mencetak gol pembuka dari jarak 40 meter, di menit 12. Setengah jam pertandingan berjalan, Shakhtar sudah mengantungi keunggulan dua gol berkat Facundo Ferreyra. Gol ketiga Shakhtar sendiri dicetak oleh Bernard, 30 detik setelah babak kedua dimulai. Taison belum sampai semenit di lapangan ketika ia mencetak gol keempat Shakhtar di menit 75. Maksym Malyshev melengkapi pesta lima gol Shakhtar di menit 85.

Dengan kemenangan ini Shakhtar semakin mantap di puncak, lima poin dari Gent – yang berakhir sudah rangkaian enam pertandingan Eropa tak terkalahkannya – dan tujuh poin dari Braga.

Kontras antara liga domestik dan kejuaraan Eropa

Schalke untuk sementara masih berjuang di papan bawah. Empat poin dari tujuh pertandingan Bundesliga menempatkan mereka di peringkat 16 dari 18 peserta. Di Europa League, Schalke baru saja menorehkan kemenangan ketiga dari tiga pertandingan yang sudah dijalani. Schalke meraih kemenangan tandang melawan Krasnodar berkat gol tunggal Yevhen Konoplyanka (menit 11), yang juga merupakan gol pertama Konoplyanka sejak bergabung dengan Schalke.

Kontras antara liga domestik dan kejuaraan Eropa bukan hanya milik Schalke. Nice, pimpinan klasemen Ligue 1, belum merasakan kemenangan Eropa hingga mereka mengalahkan Salzburg semalam – kemenangan tandang Eropa pertama Nice. Seperti Schalke, Nice juga meraih kemenangan berkat gol tunggal di awal pertandingan; lewat Alassane Plea di menit 13. Dengan ini Nice naik ke peringkat tiga, tiga poin di belakang Krasnodar.

Kemenangan tandang pertama Fiorentina

Hingga pertandingan kedua raihan poin Fiorentina masih sama banyak dengan PAOK, masing-masing empat poin. Semalam Fiorentina mengamankan posisi puncak berkat kemenangan yang memberi mereka keunggulan tiga angka dari PAOK (yang kalah tandang 0-2 melawan Qarabag) – sekaligus kemenangan tandang pertama Fiorentina di Eropa musim ini.

Di kandang Liberec, Fiorentina sudah unggul dua gol ketika pertandingan baru berjalan 23 menit. Kedua gol tersebut dicetak Nikola Kalinic. Petr Sevcik memangkas selisih dari sepak pojok di menit 58, namun Fiorentina mengembalikan keunggulan dua gol 12 menit berselang lewat Khouma Babacar. Dengan demikian Babacar dan Kalinic sama-sama sudah mencetak tiga gol Europa League musim ini.

Melesat dua posisi dengan satu tembakan tepat

Internazionale tidak meraih satu poin pun dalam dua pertandingan pertama Europa League musim ini. Di pertandingan ketiga, tiga angka langsung mereka pastikan dari pertandingan melawan Southampton. Adalah gol tunggal Antonio Candreva dan penampilan gemilang Samir Handanovic yang memastikan kemenangan kandang tersebut. Walau demikian, Inter masih terbenam di posisi empat.

Kalahnya Southampton membuka jalan bagi Sparta Praha. Dengan mengalahkan Hapoel Beer-Sheva (yang hingga pertandingan kedua memiliki koleksi poin sama banyak dengan Southampton), Sparta melesat dari posisi tiga ke satu. Gol Sparta dicetak oleh pemain pengganti berusia 19 tahun, Matej Pulkrab, di menit 71. Catatan: sepakan yang menjadi gol Pulkrab adalah satu-satunya tembakan tepat sasaran Sparta di pertandingan ini.