Analisa

Ranking 23 Pemain Real Madrid yang Dibeli dari Klub Premier League

Michael Owen

David Beckham, Cristiano Ronaldo and... Eden Hazard, perhaps? Thore Haugstad ranks all of Real Madrid’s Premier League signings over the last 20 years 

We are part of The Trust Project What is it?

23. Jonathan Woodgate

Dengan karier yang terganggu oleh cedera, Woodgate hanya memainkan 37 pertandingan dalam 18 bulan untuk Newcastle ketika Madrid mengeluarkan £13,4 juta untuk membelinya pada tahun 2004. Ia bahkan sedang cedera pada hari ia dibeli. Alih-alih pulih dengan cepat, ia tetap absen selama satu tahun dan baru memulai debutnya pada bulan September 2005.

Yang terburuk belum muncul. Awalnya dia mendapatkan dukungan besar dari penonton di Bernabeu yang optimis, lalu Woodgate mengarahkan tembakan ke gawangnya sendiri pada menit ke-24. Ia kemudian harus keluar dari lapangan karena dua kartu kuning, menciptakan sebuah debut yang bak mimpi buruk.

Secara mengagumkan, ia berhasil kembali ke skuat, tetapi cedera kembali mengganggunya lagi. Pada Agustus 2006, kesabaran Madrid telah habis dan mereka meminjamkannya ke Middlesbrough, yang kemudian membuat kesepakatan permanen. Secara total, Woodgate memainkan 14 pertandingan dalam tiga tahun – dan dalam jajak pendapat tahun 2007, pembaca harian olahraga Spanyol, Marca memilihnya sebagai pembelian terburuk abad ke-21.

Kesimpulan: Diawali dengan mengerikan dan semakin menurun. 

22. Nicolas Anelka

Pada usia 20 tahun, Anelka sudah memiliki reputasi yang menyulitkan, tetapi itu tidak menghalangi Madrid menghabiskan £23 juta demi merekrut dirinya pada musim panas tahun 1999. Mantan striker Arsenal itu gagal beradaptasi dan semuanya tidak pernah bisa jauh lebih baik: ia tidak mencetak gol di liga sampai Februari.

Ia juga berkonflik dengan Vicente del Bosque yang terkenal ramah, sekaligus membuatnya dilarang latihan. Setelah dua gol dalam 19 pertandingan liga, Madrid memindahkannya ke Paris Saint-Germain.

Kesimpulan: Sama sekali tidak sepadan dengan masalah yang dibawa.

21. Julian Faubert

Ketika Anda sulit mendapatkan posisi starter di West Ham, hal terakhir yang Anda harapkan adalah Madrid akan datang untuk membeli Anda. Tapi pada Januari 2009, Juande Ramos membutuhkan pemain sayap cadangan dan menyetujui kesepakatan peminjaman mengejutkan bagi pemain Prancis itu. "Agennya harus dianugerahi gelar bangsawan," kata Paul Merson.

Tugas enam bulan di sana akan hilang dari ingatan Madrid, terutama karena Faubert dituduh tertidur di bangku cadangan dalam pertandingan melawan Villarreal. Ia kemudian menyangkalnya, memberi tahu FourFourTwo ia baru saja menutup matanya karena bosan (itu tidak apa-apa kalau begitu).

Faubert juga melewatkan sesi latihan hari Minggu karena ia pikir ia punya hari libur. "Anak itu kebingungan, tidak lebih," kata Ramos. Setelah tampil selama 52 menit, ia segera kembali ke London.

Kesimpulan: Komedi ikonik

20. Thomas Gravesen

Pada bulan Januari 2005, Gravesen memiliki enam bulan sisa kontrak di Everton ketika agennya memberitahunya bahwa dia telah dihubungi oleh Madrid. "Saya mengatakan kepadanya untuk berhenti bercanda," kenang Gravesen. "Tujuh hari kemudian, perpindahan selesai."

Madrid membutuhkan gelandang bertahan di belakang Zinedine Zidane dan Luis Figo. Gravesen sudah terbiasa dengan peran yang lebih menyerang, tetapi sementara ia melakukan pekerjaan yang bagus, ia menjadi lebih dikenal karena gayanya yang terlalu kasar dan cara-cara khasnya berteriak dan bercanda di lapangan. Sejauh ini, warisannya yang terbesar adalah 'Gravesinha' – sebuah langkah aneh yang dengan senang hati diingat di banyak bar Madrid sejak, di mana ia berpura-pura mau memberi operan dengan terjatuh sambil bertumpu dengan lutut kirinya (yang kemudian  berdarah).

Gravesen berada di sana selama 18 bulan. Pada bulan Agustus 2006, konflik ketika latihan dengan Robinho membuatnya dijual ke Celtic.

Kesimpulan: Biasa saja namun sosok yang menyenangkan

19. Lassana Diarra

Pada akhir 2008, Diarra pindah dari Portsmouth ke Madrid dalam kesepakatan £20 juta untuk menggantikan Mahamadou Diarra yang cedera. Gelandang bertahan, yang entah bagaimana mendapatkan jersey nomor 10, masuk dan keluar dari tim sebelum pindah ke tim Rusia, Anzhi pada tahun 2012.

Kesimpulan: Terlalu mahal

Pages