Rating FourFourTwo: Siapa Pemain Terbaik Indonesia di Piala AFF 2016?

Bagaimana performa keseluruhan masing-masing pemain tim nasional Indonesia di AFF Suzuki Cup 2016?

Timnas Indonesia menggapai ‘kesuksesan besar’ di perhelatan AFF Suzuki Cup 2016, usaha para pemain hingga akhirnya (tetap) menjadi runner-up pun patut diapresiasi. Bagaimana tidak, negara yang baru saja lepas dari sanksi FIFA selama kurang lebih setahun tersebut seolah bangun dari tidur panjang dan membuat kisah manis bagi pecinta sepakbola tanah air di penghujung tahun.

Meski gagal menjadi kampiun di final kelimanya, para pemain mampu menghadirkan senyum kegembiraan atas apa yang telah mereka lakukan untuk seluruh penggemar timnas yang sejatinya sangat haus akan gelar juara.

Lalu, bagaimana penilaian FourFourTwo dari masing-masing pemain Merah Putih pada turnamen sepakbola terbesar se-Asia Tenggara itu?

KURNIA MEIGA – 7,5

Sempat diragukan oleh para pendukung Merah Putih, penjaga gawang Arema Cronus ini akhirnya sukses membuktikan diri dengan tampil sangat baik. Dirinya diketahui membukukan penyelamatan sebanyak 23 kali (terbanyak di Piala AFF 2016).

Jika dihitung rata-rata, Meiga melakukan tiga penyelamatan dalam satu pertandingan. Sayang, gawang yang ia jaga tidak pernah jauh dari kebobolan. Di ajang ini, timnas tidak pernah mencatatkan clean sheet sama sekali. Inilah yang membuatnya tak bisa mendapatkan nilai yang lebih tinggi lagi.

BENY WAHYUDI – 7

Strategi serangan balik yang diusung Alfred Riedl benar-benar membuat dua full-back skuat Garuda punya jatah lebih di atas lapangan. Beny Wahyudi yang mengisi pos bek sayap kanan sangat mengerti akan hal itu; selama gelaran AFF Suzuki Cup 2016, bek Arema Cronus itu tampil cukup baik, terutama ketika tim dalam keadaan menyerang.

Ketika bertahan pun, pemain 30 tahun tersebut juga tidak buruk. Terbukti dengan catatan 27 tekel sukses membuatnya sebagai pemain dengan akurasi tekel sukses terbanyak di ajang ini. Performanya yang anti-klimaks pada partai final leg kedua di Stadion Rajamangala, Bangkok tidak membuat kami mengurangi nilai sang pemain.

YANTO BASNA – 5,5

Pemain muda milik Persib Bandung ini semula digadang-gadang menjadi duet yang sepadan untuk Fachrudin Aryanto di jantung pertahanan Garuda. Lumrah saja, karena selama melakoni laga uji coba, pemilik nama lengkap Rudolf Yanto Basna memperlihatkan performa yang menawan.

Sayang, hal tersebut tak berlanjut ketika turun di ajang yang sebenarnya, di mana ia hanya diturunkan tiga kali sebelum akhirnya Riedl lebih memilih Hansamu Yama secara rutin.

FACHRUDIN ARYANTO – 8

Berbeda dengan Yanto Basna, grafik meningkat terus ditampilkan oleh pemain Sriwijaya FC tersebut. Pada seluruh pertandingan yang ia jalani di turnamen ini, Fachrudin sukses menjadi palang pintu pertahanan utama timnas. Dia juga melesakkan sebuah gol untuk membuat Indonesia memimpin cepat atas Filipina pada pertandingan kedua fase Grup A.

Satu-satunya laga yang dilewatinya adalah saat Indonesia melawan Vietnam di babak semifinal leg pertama akibat akumulasi kartu pada partai sebelumnya. Selebihnya, satu tempat utama pos bek tengah praktis jadi milik pemain 27 tahun itu, dan ia sukses tampil menawan.

HANSAMU YAMA – 7,5

Dua gol dalam empat laga di ajang Piala AFF 2016 tentu merupakan capaian bagus bagi pemain bertahan, terlebih usianya masih terbilang muda. Itulah yang dirasakan oleh Hansamu Yama Pranata. Setelah mendapatkan kepercayaan untuk kali pertama melawan Vietnam pada partai semifinal leg pertama, ia terus meningkatkan permainanya. Dua gol di babak semifinal (leg pertama) dan final (leg pertama) sempat memperpanjang nafas serta harapan Indonesia untuk meraih gelar perdana pada Piala AFF tahun ini.

Pages