Red Raid: 10 Pemain Termahal Dalam Sejarah Sepakbola Tiongkok

Chinese Super League (CSL) dengan cepat menjadi pusat kekuatan baru sepakbola Asia, menghabiskan jumlah uang yang sangat besar untuk mendatangkan sejumlah pemain top... tapi siapa yang paling mahal sejauh ini?

Shanghai Shenhua adalah salah satu klub CSL pertama yang mengawali ini semua dan membeli beberapa nama besar, termasuk mantan bintang Premier League, Nicolas Anelka dan Didier Drogba beberapa waktu lalu.

Tapi awal tahun ini, biaya transfer yang tinggi mulai menjadi berita yang biasa di Tiongkok, dengan banyak klub CSL menghabiskan banyak uang untuk memikat pemain-pemain top.

CSL berharap untuk mendominasi sepak bola Asia di tahun-tahun mendatang, jadi siapa yang merupakan pemain termahal yang sudah mereka datangkan hingga saat ini, menurut situs transfermarkt.com? Untuk mengetahuinya, silakan membaca daftar ini...

Fredy Guarin – €13 juta (Rp191,1 miliar)

Gelandang Kolombia ini mewakili negaranya di Piala Dunia 2014 dan Copa America 2011 dan total telah membuat 58 penampilan di tim nasional.

Di tingkat klub, ia memenangkan Europa League dengan FC Porto pada 2011 sebelum pindah ke Inter Milan, di mana ia menghabiskan empat musim terakhir sebelum pindah ke Tiongkok untuk memperkuat Shanghai Shenhua.

Guarin berusia 30 tahun pada 30 Juni tahun ini, dan kepindahannya ke Shanghai dikonfirmasi di Twitter oleh pelatihnya, Gregorio Manzano, menjelang musim 2016 lalu.

Demba Ba – €13 juta

Striker Senegal yang mulai terkenal saat membela Newcastle United dari 2011 hingga 2013 ini memiliki ciri khas dalam hal kekejamannya di depan gawang.

Pemain berusia 31 tahun ini biasanya hanya membutuhkan beberapa peluang untuk mencetak gol yang seringkali spektakuler.

Setelah produktif selama tiga musim di St. James Park, ia memutuskan untuk pindah ke Chelsea, tetapi sayangnya ia lebih sering duduk di bangku cadangan dan hanya mencetak tujuh gol dalam 33 pertandingan liga.

Ia kemudian pindah ke klub Turki, Besiktas, dan membangkitkan kembali kariernya di sana dengan mencetak 18 gol dalam 29 pertandingan liga.

Namun pada bulan Juni 2015, Ba mengejutkan semua orang dengan menandatangani kontrak bersama Shanghai Shenhua, menyusul Mohamed Sissoko dan Tim Cahill yang telah bergabung sebelumnya untuk membantu Shanghai mencapai final Piala FA Tiongkok (Chinese FA Cup), meski akhirnya gagal juara.

Pages