REVIEW Piala Jenderal Sudirman: Arema Cronus 2-0 Sriwijaya FC

Arema terus memperlihatkan hasil positif di Piala Jenderal Sudirman sejauh ini.

Kemenangan Arema 2-0 atas Sriwijaya FC dalam lanjutan pertandingan Grup A Piala Jenderal Sudirman, Minggu (22/11/15), di Stadion Kanjuruhan, Malang,  membuat anak asuh Joko Susilo tersebut berhasil meraih hasil sempurna. Sementara ini, Arema berhasil memuncakki klasemen Grub A dengan perolehan sembilan poin.

Bermain di depan pendukungnya sendiri, Arema berinsyatif menyerang. Memainkan formasi 4-3-3, Singo Edan, julukan Arema Malang, mengandalkan kreatifitas Esteban Vizcarra, Syamsul Arif, dan Arif Suyono di lini depan. Perpaduan ketiga pemain inilah yang membuat pertahanan Sriwijaya yang dikomandani oleh Abdoulaye Maiga repot.

Pada awal pertandingan, ada dua insiden di dalam kotak penalti Sriwijaya yang sebetulnya layak untuk dihadiahi penalti. Yang pertama adalah tekel Titus Bonai terhadap Arif Suyono, dan yang kedua adalah tekel  Fachrudin terhadap Syamsul Arif. Namun Oki Dwi Putro, wasit yang memimpin jalannya pertandingan tersebut, mempunyai pendapat lain. Dia menyatakan bahwa tekel yang dilakukan oleh Titus Bonai dan Fachrudin bersih.

Terlalu asyik menyerang, Arema justru nyaris kebobolan terlebih dahulu.  Pada menit ke-23, tendangan jarak jauh Ahmad Hisyam, gelandang Sriwijaya, membentur mistar gawang. Sebelum mengenai mistar, arah tendangan tersebut sempat berbelok karena mengenai salah satu bagian tubuh Osas Saha, penyerang Sriwijaya. Setelah kejadian tersebut, Esteban Viscarra kemudian muncul menyihir Kanjuruhan.

Meluncur dari sisi kanan pertahan Sriwijaya FC, mantan pemain Semen Padang tersebut berhasil melewati dua orang pemain belakang Laskar Wong Kito, julukan Sriwijaya FC. Dia menari-nari dengan rancak, membuat hampir seluruh pemain bertahan Sriwijaya memperhatikannya. Saat itulah dia mengirimkan umpan terukur kepada Ahmad Bustomi, kapten Arema, yang sudah tak terkawal. Sepakan keras Bustomi kemudian menghujam keras ke dalam gawang Sriwijaya FC yang dikawal oleh Dian Agus Prasetyo. Gol spektakuler yang berawal dari pergerakan spektakuler pada menit ke-26.

Dian Agus Prasetyo gagal menjaga gawangnya dari serangan berbahaya Arema Cronus