Rivalitas Terpanas di Asia: Persib Bandung vs Persija Jakarta

Laga di antara dua klub Indonesia bisa menjadi sangat panas. Tidak ada yang bisa menyamai rivalitas kedua klub ini yang sudah berlangsung selama lebih dari 85 tahun.

Pertemuan pertama:

3 Desember 1933: VIJ / PERSIJA (Voetbalbond Indonesische Jacatra) vs BIVB / PERSIB (Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond). VIJ menang 4-0. 

16 April 1995: Persija 1 Persib 1 - Pertemuan pertama mereka setelah Indonesia meluncurkan liga profesional resmi.=

PERSIB BANDUNG

Didirikan: 1933
Pencapaian Tertinggi:
Divisi Utama Liga Indonesia: Juara 1994-1995
Perserikatan: Juara 5 kali: 1939, 1961, 1986, 1989/90, 1993/94

Sosok Penting

Djajang Nurdjaman: Ia bermain untuk Persib dari tahun 1985 sampai 1995. Momen terbaiknya datang pada final Liga Perserikatan tahun 1986 melawan Perseman Manokwari. Ia menjadi pahlawan bagi klubnya ketika ia mencetak satu-satunya gol di menit ke-77. "Itulah momen yang tidak akan pernah saya lupakan sepanjang hidup saya," kata Djajang. Tak lama setelah ia pensiun sebagai pemain, ia menjadi manajer Persib pada 2013 dan di musim berikutnya mereka memenangi gelar Indonesia Super League, mengakhiri paceklik gelar liga selama 19 tahun. Dia juga mempersembahkan Piala Presiden pada tahun 2015 ketika sepakbola Indonesia menjalani sanksi FIFA.

Robby Darwis: Lahir dan dibesarkan di Bandung, dia menjadi legenda bagi Persib. Dia adalah bek klub terbaik di era 80 dan 90-an. Ia memenangi liga Perserikatan dengan Persib pada tahun 1986, 1989/90 dan 1993/94 dan Liga Indonesia di 1994/95, musim pertama bahwa Indonesia menggelar liga sepak bola profesional. Dia juga mengambil bagian ketika Persib lolos ke Liga Champions Asia pada tahun 1995. 

Djajang Nurdjaman adalah kunci dari kebangkitan Persib

PERSIJA JAKARTA

Didirikan: 1928
Pencapaian Tertinggi:
Perserikatan: Juara 1931, 1933, 1934, 1938, 1954, 1964, 1973, 1975, 1979
Liga Indonesia: Juara 2001

Sosok Penting

Tan Liong Houw: Juga dikenal sebagai Latief Harris Tanoto: Dia adalah salah satu pemain paling keturunan Tionghoa yang paling awal di negeri ini. Lahir di Surabaya pada 26 Juli 1930, playmaker Tan Liong Houw membantu Persija merebut trofi Liga Perserikatan pada tahun 1954, mengalahkan PSMS Medan di final.

Tan Liong Houw saat bertemu dengan perdana menteri India (Foto: Persija.co.id)

Bambang Pamungkas: Bambang Pamungkas atau Bepe adalah legenda Persija di era sepakbola modern. Dia mencetak 24 gol di musim pertamanya dengan Persija sebelum pindah ke  klub divisi tiga Belanda, EHC Norad. Setelah berkarier di Eropa, ia bermain dengan Selangor dan Pelita Bandung Raya sebelum kembali ke Persija. Dia adalah bagian dari skuat yang memenangi gelar liga tahun 2001, gelar juara terakhir bagi klub ibu kota Indonesia. 

[SELANJUTNYA: Persaingan panas di luar dan di dalam lapangan antara kedua suporter tim]