Blog

Satu Siswa ASIFA Bakal Berlatih Di Inggris

Sementara itu, ASIFA juga menggelar turnamen usia dini bertajuk Malang Cup 2018.

We are part of The Trust Project What is it?

Prestasi kembali ditorehkan ASIFA (Aji Santoso International Football Academy), karena salah seorang siswanya terpilih bersama dengan 20 pemain Indonesia lainnya untuk mengikuti program Elite FA Academy yang digelar PSSI bersama FA (Federasi Sepakbola Inggris).

Siswa yang bernama Liba Valentino itu terpilih setelah mantan kapten Chelsea, Dennis Wise, melihat permainannya di Liga 1 U-16. Saat itu, Tino sapaan akrabnya, tengah membela Perseru Serui U-16 bermain melawan PSM Makassar.

"ASIFA bangga dengan pencapaian ini karena bisa memacu teman-temannya yang lain untuk lebih meningkatkan prestasinya. Dia terpilih dan diminta seleksi di Jakarta setelah bermain di Liga U-16. Kami mendukung penuh hal ini termasuk persiapannya nanti di sana seperti apa," kata Nuzul Kifli, direktur operasional ASIFA.

"Saat ini memang masih belum diketahui akademi mana yang bakal dituju, namun dia nanti bakal berlatih selama tujuh bulan di Inggris. Semoga bisa mendapatkan ilmu sepakbola yang banyak untuk dia terapkan di Indonesia," tambah Nuzul.

Tino sendiri mengaku senang bisa terpilih, karena dia mampu bersaing dengan sejumlah pemain dari timnas U-16 yang juga ikut seleksi.

"Ada 60-an orang yang seleksi, dari Liga U-16 dan juga timnas U-16 asuhan coach Fakhri Husaini. Diambil sekitar 20-an orang dan cadangan sebanyak 30 orang," beber Tino.

Sementara itu, ASIFA yang terus memiliki komitmen terhadap pengembangan sepakbola Indonesia di usia dini mengadakan turnamen usia dini yang melibatkan kelompok umur U-11, U-12, dan U-13. Turnamen itu diselenggarakan pada 17-21 Desember 2018.

"Kami terus fokus mengembangkan sepakbola di usia dini karena kami memiliki pemikiran jika Indonesia saat ini juga harus fokus pengembangan di usia dini. Karena jika usia dini beres, maka usia senior tinggal memetik prestasinya. Sehingga di usia dini perlu diadakan sebuah pertandingan berkualitas," ujar Nuzul.

Turnamen yang dinamakan Malang Cup 2018 ini merupakan kali pertama digelar ASIFA. Mereka memiliki konsep hiburan kepada siswa pesertanya. Sehingga di sela-sela turnamen juga diadakan explore wisata di Malang Raya. Konsep yang unik tersebut rupanya menarik minat sejumlah peserta dari luar Malang ikut serta.

"Banyak peserta dari luar Jawa, seperti Palu, Kutai, Kendari, sementara yang dari Jawa ada dari Bandung dan Surakarta. Mungkin konsep ini menarik bagi mereka," tuturnya.

"Kami juga memiliki hadiah menarik selain medali dan piala, karena kami bakal memberikan beasiswa masuk ke ASIFA bagi pemain terbaik. Kami sudah menurunkan sejumlah pemandu bakat," pungkasnya.