SEA Games 2017: Indonesia U-22 Rayakan Hari Kemerdekaan dengan Kemenangan 3-0 atas Filipina

Indonesia sukses meraih kemenangan 3-0 atas Filipina di hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-72.

Timnas Indonesia U-22 berhasil meraih kemenangan meyakinkan atas Filipina di laga kedua SEA Games 2017. Tiga gol yang dicetak oleh Skuat Garuda di Stadion Shah Alam gagal dibalas sama sekali oleh Filipina, yang pada pertandingan pertama meraih kemenangan 2-0 atas Kamboja. Hasil ini tentu membuka peluang Indonesia untuk bisa lolos ke semifinal dari Grup B.

Luis Milla membuat perubahan pada daftar pemain yang ia turunkan, dengan Putu Gede, Yabes Roni, Saddil Ramdani, dan Ezra Walian bermain sebagai starter, menggantikan Gavin Kwan, Osvaldo Haay, Febri Hariyadi, dan Marinus Wanewar yang tampil pada laga pertama kontra Thailand.

Laga ini juga menandai debut Ezra di turnamen multi-cabang dua tahunan antar negara ASEAN ini. Bermain sebagai ujung tombak, eks pemain Jong Ajax ini tampil cukup impresif di sepanjang pertandingan.

Indonesia sebetulnya bermain kurang meyakinkan di babak pertama. Minim membuat peluang, permainan Indonesia yang biasa mengandalkan kecepatan para pemain sayapnya kurang berkembang dengan matinya bergerakan Saddil Ramdani dan Yabes Roni. Ezra pun kurang mendapatkan suplai bola yang lancar sehingga jarang memberikan peluang-peluang berbahaya bagi Indonesia.

Meski begitu, Evan Dimas dkk. sukses unggul cepat di menit keenam lewat gol Septian David Maulana. Mendapatkan umpan silang dari Putu Gede, Septian menyontek bola dan membuatnya melambung ke tiang jauh dan tak mampu dijangkau oleh kiper Filipina, Ray Joseph Joyel.

Gol kedua Indonesia baru tercipta di akhir babak pertama, dan terjadi dengan skema yang layaknya oase di tengah permainan timnas yang tak berkembang. Setelah merebut bola di tengah lapangan. Hargianto menggiring bola ke depan, sebelum memberikannya kepada Ezra Walian.

Ezra kemudian memberikan umpan pendek kepada Septian David, yang melihat Hargianto berlari ke arah kotak penalti, dan kemudian memberikan umpan terobosan kepada pemain bernomor punggung 8 itu. Satu lawan satu dengan kiper lawan, Hargi dengan tenang menendang bola ke pojok jauh gawang. Sebuah gol yang luar biasa dan Indonesia pun unggul 2-0!

Filipina mulai terlihat akan bangkit di awal babak kedua, dengan berkali-kali melancarkan serangan berbahaya ke pertahanan Indonesia. Salah satunya membuat Kartika Aji, yang sekali lagi terlihat tampil gugup, terbang membuat penyelamatan bagus. Peluang dari tendangan bebas The Azkals bahkan sempat menjadi gol – beruntung hakim garis telah mengangkat bendera terlebih dahulu tanda offside.

Justru Merah Putih yang berhasil menambah keunggulan ketika laga akan berjalan satu jam, dan Saddil Ramdani yang mencetaknya. Sekali lagi, sebuah gol yang indah. Mendapatkan umpan dari Ezra, Saddil membawa bola ke depan kotak penalti, sebelum melepaskan tendangan keras kaki kanan ke pojok gawang. Gol yang luar biasa, dan Indonesia pun unggul 3-0.

Filipina kembali sempat membuat serangan balik yang berbahaya, namun Hansamu Yama dkk. sukses menanggulanginya. Sang kapten bahkan membuat beberapa tekel dan halauan penting untuk membuat gawang Indonesia tetap aman hingga akhir.

Indonesia sebetulnya memiliki banyak peluang untuk bisa mencetak gol tambahan, beberapa dari Osvaldo Haay, yang masuk sebagai pengganti, dan begitu pula dengan Ezra Walian, yang tampil begitu ngotot di lini depan. Sayangnya hingga wasit meniup peluit panjang, tak ada gol tambahan yang bisa diciptakan oleh keduanya maupun pemain-pemain lainnya yang berseragam merah-putih.

Hasil ini membuat timnas duduk di posisi kedua klasemen sementara dengan empat poin dari satu kemenangan dan satu hasil imbang, di belakang Vietnam yang sudah meraih dua kemenangan. Selanjutnya, timnas akan menghadapi Timor Leste pada 20 Agustus mendatang.