Semua yang perlu Anda tahu tentang ... Joel Campbell

Rohan Banerjee memprofilkan harapan pemain muda Arsenal yang dipinjamkan ini untuk menyetop laju Inggris lebih cepat di Piala Dunia pada musim panas ini...

Ulasan 60 detik

Mengalahkan Michael Carrick lalu melancarkan bola melengkung dari jarak 27 meter, gol Campbell ke gawang Manchester United pada Liga Champions pada paruh awal musim ini memaksa dunia sepak bola memberi perhatian kepadanya.

Memulai dari klub kota kelahirannya, Deportivo Saprissa pada 2009, hanya butuh sedikit penampilan di tim utama buat potensinya disadari oleh klub-klub elit Eropa. Pada akhirnya adalah Arsenal yang mendapatkan tanda tangan gelandang sayap ini dengan kontrak lima tahun pada 2011. Tapi karena tak bisa mendapatkan izin kerja, Campbell dipinjamkan satu musim penuh ke Lorient di Prancis yang dibantunya menghindari zona degradasi. 

Pada 2012 dia dipinjamkan lagi, kali ini ke klub Spanyol Real Betis, berperan besar di tim Pepe Mel yang akhirnya bisa bercokol di peringkat ketujuh dan lolos ke Europa League. Pada musim panas 2013, Campbell mendapat izin kerja, tapi Arsene Wenger malah memutuskan tahun peminjaman ketiga berturut-turut ke raksasa Yunani, Olympiakos, demi membantu perkembangan pemain ini.  

FACT FILE

  •     Tanggal lahir: 26 Juni 1992
  •     Tempat lahir: San Jose, Costa Rica
  •     Posisi: Penyerang
  •     Tinggi: 178 centimeter
  •     Bekas klub: Saprissa, Puntarenas (dipinjamkan), Lorient (dipinjamkan), Real Betis (dipinjamkan)
  •     Klub saat ini: Olympiakos (dipinjamkan dari Arsenal); 40 laga (32 starter), 11 gol
  •     Timnas: Kosta Rika; 31 laga (22 starter), 9 gol
  •     Prestasi: Greek Superleague 2013/2014

Mereka dianugerahi gelar juara liga dengan lima pertandingan masih tersisa pada musim ini dan tak diragukan lagi ada kontribusi Campbell pada prestasi itu. Empat assists dalam kemenangan 5-1 atas Crete dan dua lagi saat menghadapi PAOK adalah dekorasi indah buat catatan 11 golnya di semua kompetisi. Dengan kecepatan yang mengerikan, antisipasi yang bagus, dan penguasaan ruang yang mencengangkan, tak heran kalau pemain berusia 21 tahun ini sudah jadi pemain tetap di timnas Kosta Rika. 

Mengapa kita mesti mengenalnya

Selain dikontrak Arsenal dan membobol gawang Manchester United, suporter Inggris harus sadar bahwa Campbell pasti akan bermain melawan kesebelasan mereka di Brasil pada musim panas ini. Dengan Kosta Rika ditandai sebagai pertandingan harus menang buat pasukan Roy Hodgson di Grup D, Campbell memberi peluang terbesar buat negaranya bisa membatalkan rencana itu. Lagipula sepanjang musim ini dia sudah menunjukkan itu saat melawan tim dari Inggris. 

Kelebihan

Beraksi seolah tak perlu berusaha keras di antara posisi tengah dan melebar, Campbell adalah pemain yang bisa membuka celah dalam sistem pertahanan yang rigid. Kedua kakinya sama hebat dan dengan lari secepat kilat dan pandai improvisasi, pemain Kosta Rika ini menampilkan percaya diri yang jauh melebihi umurnya.

Kelemahan

Kadang kepercayaan diri itu berubah jadi kelewat percaya diri dan dalam hal ini Campbell jelas belum bisa mengatasinya. Misalnya, tahun lalu dia dikritik karena diving saat melawan Amerika Serikat di babak kualifikasi CONCACAF. Lalu seperti banyak pemain penyerang yang berbakat lainnya, dia tak bisa menjegal lawan dengan bersih.

Kata mereka…

Mantan pemain Manchester Untied dan saat ini kiper Olympiakos, Roy Carroll, mengomentari performa rekan satu timnya saat melawan bekas klubnya di Liga Champions: “Kalay Arsenal tidak serius dengan dia, maka mereka akan kehilangan pemain yang sangat berbakat,” kata pria asal Irlandia Utara ini. “Dia bermain sangat bagus buat kami. Dia belajar dari setiap pertandingan yang dimainkannya di Prancis dan juga Spanyol. Dia juga bermain secara rutin di Liga Champion dan mungkin salah satu pemain terbaik kami di turnamen itu.” 

Joel Campbell, Manchester United

Campbell telah membuat Rooney dan kawan-kawan tidak nyaman musim ini.

Reputasi Campbell terus menanjak dan agenya, Joaquim Batica, sudah memperingatkan, “Dia tak akan gembira hanya duduk di bangku cadangan, bahkan di klub besar sekalipun.” Tapi Arsene Wenger lebih banyak diam soal situasi gelandang sayap itu. “Masa depannya di Arsenal? Saya putuskan nanti,” kata manajer asal Prancis itu.

Tahukah Anda?

Campbell ditemukan pertama kali oleh mantan manajer Kosta Rika Ricardo La Volpe sedang berlatih memantul-mantulkan kaleng kosong ke udara dengan kakinya.  

Masa depannya?

Meski sangat menjanjikan, Campbell mendapati nasibnya tak jelas di Arsenal. Dengan adanya Theo Walcott, Lukas Podolski, dan munculnya Serge Gnabry yang jadi pesaingnya, pemain muda ini harus jadi starter agar bisa mendapat posisinya. Musim panas ini di Piala Dunia akan jadi kesempatan buat menguji dirinya --dan menciptakan kesan yang bagus ketika menghadapi lawan yang benar-benar berat-- dan kalau memang tak ada masa depan yang cerah di Emirates, performa yang bagus akan memastikan dia mendapat ruang di tempat lain. 

Rating pencari bakat

Tendangan 7 • Sundulan 6 • Operan 7 • Tekel 5 • Kecepatan 9 • Kontrol bola 8 • Kreativitas  7 • Kinerja 7 • Penempatan posisi 8