Shkodran Mustafi: Bek Juara Piala Dunia yang Diincar Arsenal

Dia bermain di tiga negara, memenangkan Piala Dunia dan baru berusia 24 tahun. Inilah semua hal yang perlu Anda ketahui tentang bek Valencia yang diminati banyak klub, tulis Jonathan Harding

Kisah 60 detik

DATA & FAKTA

  • Tanggal lahir: 17 April 1992
  • Tempat lahir: Bad Hersfeld, Jerman
  • Posisi: Bek tengah
  • Klub: Valencia (80 penampilan, 6 gol)
  • Klub sebelumnya: Everton, Sampdoria
  • Tim nasional: Jerman (12 penampilan, 1 gol)

Lahir di Jerman dari orang tua Albania yang berasal dari Makedonia, Shkodran Mustafi merasa bangga dan bersyukur dengan asal-usulnya dan tempat tinggalnya saat ini. Setelah mengawali kariernya sebagai striker, pemain berusia 24 tahun ini akhirnya bergeser jauh ke belakang ke lini pertahanan dan pada usia 14 tahun memilih akademi Hamburg walaupun mendapatkan tawaran dari Bayern Munich, Borussia Dortmund, dan Schalke.

Setelah akhirnya menyadari bahwa sepak bola akan menjadi hidupnya, Mustafi memilih Premier LeagueEverton, khususnya – saat ia berusia 17 tahun, dengan harapan bisa mewujudkan mimpinya. Sayangnya, keriernya di Inggris lebih seperti mimpi buruk, dan ia tidak pernah mampu menerobos tim utama. Mustafi pindah ke Sampdoria setelah dua setengah tahun tanpa hasil di Goodison Park, rindu pada kesempatan bermain secara rutin dan menikmati makanan yang lebih baik. Dia akhirnya mendapatkan keduanya, dan meskipun Italia tidak memiliki organisasi pertahanan yang biasanya ia mainkan, itu adalah awal yang ia butuhkan.

Setelah dua tahun yang menjanjikan di Serie A, Mustafi diundang ke kamp pelatihan tim nasional Jerman untuk Piala Dunia 2014, kemudian dikirim pulang, hanya untuk dipanggil kembali setelah cederanya Marco Reus. Bek tengah ini kemudian dimainkan di pertandingan pertama, mengalami cedera ketika melawan Aljazair, memenangkan Piala Dunia dan kemudian pindah ke Valencia.

Mustafi menjadi pilihan utama bagi Los Che di Spanyol, tapi tidak seperti sebagian besar rekan-rekan setimnya di timnas Jerman, ia tidak mengalami kelelahan pasca turnamen di Brasil. Setelah kepergian Nicolas Otamendi, dia tetap menjadi salah satu bek paling mengesankan di La Liga dan bermain cukup bagus untuk tetap menjadi andalan Joachim Low. Sekarang, setelah perkembangan lebih lanjut yang ia alami di Euro 2016 musim panas ini, kegemilangan Mustafi terus berlanjut diiringi peluang untuk kembali ke Premier League.

Mustafi merayakan golnya ke gawang Ukraina di Euro 2016

Penampilan impresif di Euro 2016 meningkatkan nama Mustafi

Mengapa Anda harus mengetahuinya

Pada usia 24 tahun, dengan pengalaman yang ia dapatkan saat bermain di berbagai negara di Eropa, Mustafi dapat menjadi salah satu bek terbaik di dunia sepak bola

Di era pembentukan pemain secara instan, perjalanan Mustafi terasa menyegarkan – ia adalah pemain yang berkembang secara bertahap. Sosok membumi yang terus berjuang memenuhi ekspektasi yang terus meningkat, bek muda ini berada di bawah radar lebih lama dari yang diperkirakan.

Tapi pada usia 24 tahun, dengan pengalaman yang ia dapatkan saat bermain di berbagai negara di Eropa, Mustafi dapat menjadi salah satu bek terbaik di dunia sepak bola jika perkembangannya terus berada pada tingkat saat ini. Setelah belajar di Jerman, ia mengembangkannya di Italia dan Spanyol, dan sekarang bermain dengan salah satu bek terbaik di dunia, Jerome Boateng. Ditambah dengan sikapnya, Mustafi sepertinya menjadi pemain dan pribadi yang Anda inginkan dalam tim Anda.

Kekuatan

Mustafi kuat dan cepat, selalu berupaya untuk memenangkan bola kembali dan selalu berusaha untuk memblok tendangan lawan. Dia memiliki energi yang Anda harapkan dari seorang gelandang tengah dan sangat bagus dalam duel-duel udara – dia memenangkan lebih banyak duel udara ketimbang Laurent Koscielny musim lalu.

Setelah terasah secara taktis di Italia, permainan cepat di Spanyol membantunya berkembang lebih jauh. Didikan Low di timnas Jerman menambahkan elemen ekstra untuk kualitas Mustafi.

Dia membukukan lebih dari 100 penampilan di liga-liga top Eropa, dan dengan menjadi bagian dari tim Jerman di Piala Dunia Brasil dan Piala Eropa di Prancis, Mustafi adalah sosok dengan lebih banyak pengalaman menghadapi situasi tekanan tinggi daripada kebanyakan pemain berusia 24 tahun lainnya.

Mentalitasnya juga kuat. Dalam sebuah wawancara dengan 11 Freunde, ia berkata, "Pada akhirnya, saya sama seperti orang-orang lainnya yang ada di bumi untuk mengejar surga. Itu tugas saya dan jika saya bermain buruk hari ini, itu bukan akhir dari dunia."

Shokdran Mustafi berlatih bersama timnas Jerman

"Jika saya bermain buruk, itu bukan akhir dunia"

Itu bukanlah pernyataan yang mengesankan sosok yang santai dan lebih seperti seorang yang tak kenal rasa takut. Mustafi merupakan pemain yang lebih komplet daripada pesepakbola kebanyakan. Kepindahan ke klub besar akan menjadi pilihan yang logis bagi sosok yang tenang, mudah tertawa dan selalu bertekad untuk menjadi lebih baik ini.