Siapa Pemain yang Bisa Menggantikan Michael Carrick di Manchester United?

Dengan Jose Mourinho sudah mengindikasikan Michael Carrick akan segera meninggalkan Manchester United, kini Setan Merah perlu mencari segera pengganti gelandang bertahan terbaik yang dimiliki United dalam 10 tahun terakhir ini. Lalu, siapa yang bisa menggantikannya?

“Jujur saja,” kata Jose Mourinho, “saya melihat banyak hal positif dari Carrick.” Dia kemudian menambahkan,”tapi saya tidak bisa mengubah kartu identitasnya dan mengurangi usianya lima tahun. Michael tidak lagi berusia 30 tahun.”

Dari pernyataan tersebut, ada indikasi bahwa Mourinho tidak akan mempertahankan Michael Carrick ketika kontraknya habis akhir musim nanti. Mengingat sumbangsih yang diberikan Carrick sekitar satu dekade bagi Manchester United, jika dia benar-benar dilepas Mourinho, tentu saja itu adalah sebuah keputusan besar. Bagaimanapun, seperti apa yang pernah diakui oleh Mourinho sendiri, hingga saat ini peran Carrick memang masih sangat sulit untuk digantikan oleh pemain-pemain United lainnya.

Mourinho memang masih mempunyai pemain-pemain seperti Ander Herrera, Bastian Schweinsteiger, hingga Paul Pogba, pemain-pemain yang jauh lebih muda daripada Carrick, untuk menggantikan peran Carrick di lini tengah United. Namun tak ada satu pun dari mereka yang mampu bermain sebagus Carrick ketika mereka ditugaskan untuk berperan sebagai seorang holding midfielder.

Ander Herrera, yang beberapa kali berperan sebagai holding midfielder ketika Carrick tidak bermain, adalah seorang pekerja keras. Dia pintar melakukan pressing dan bagus dalam membaca permainan. Visi permainannya juga tergolong jempolan. Tetapi, nalurinya sebagai gelandang box-to-box sering membuatnya lupa dalam melindungi garis pertahanan United. Selain itu, jika dia dipaksa untuk terus bermain lebih dalam, kemampuannya dalam merebut bola di daerah pertahanan lawan tidak akan banyak terlihat, karena United lebih sering bermain dengan garis pertahanan rendah.

Tak jauh berbeda, Paul Pogba dan Bastian Schweinsteiger mempunyai karakter yang hampir mirip dengan Herrera. Mereka lebih cocok bermain sebagai gelandang box-to-box. Dan saat keduanya dipaksa untuk berperan sebagai holding midfielder, itu akan sangat berisiko bagi pertahanan United. Jika Pogba terlalu sering kehilangan bola, Basti sering memberikan ruang lebih bagi pemain-pemain lawan.

Selain mereka, Mourinho sebenarnya juga pernah memiliki Morgan Schneiderlin, seorang gelandang bertahan murni yang juga fasih saat berperan sebagai holding midfielder. Tetapi ketika mantan gelandang Southampton tersebut justru dijual ke Everton pada bursa transfer musim dingin lalu, Mourinho tentu saja mempunyai alasan logis: Schneiderlin hanya bagus saat berperan sebagai holding midfielder, tetapi dia tidak sebagus Carrick.

Dengan pendekatan seperti itu, jika Carrick benar-benar pergi pada akhir musim nanti, mau tidak mau United harus mencari pengganti yang sepadan. Jika kandidat pengganti Carrick tersebut berada dalam usia matang, dia harus mempunyai kualitas yang tak jauh berbeda dengan Carrick, dan bila kandidat pengganti Carrick tersebut merupakan pemain muda, dia harus mempunyai potensi untuk menyamai atau melebihi kualitas Carrick. Sesederhana itu. United tak boleh melakukan pembelian sembarangan untuk menggantikan salah satu gelandang terbaiknya tersebut.

Pertanyaannya: Siapa saja pemain-pemain yang pantas didatangkan United untuk menggantikan peran jendral lapangan tengah terbaiknya itu?

Julian Weigl (Borussia Dortmund, 21 Tahun)

Saat berusia 18 tahun, Weigl sudah dipercaya menjadi kapten timnya, 1860 Munich. Beberapa tahun setelahnya, saat dirinya sudah menjadi andalan Borussia Dortmund, Manchester City, Barcelona, dan Real Madrid dikabarkan meminatinya. Saat ini, di tengah-tengah kebiasaan Thomas Tuchel, pelatih Dortmund, merotasi skuatnya, nama Weigl nyaris tak tergantikan di dalam starting eleven tim yang bermarkas di Stadion Signal Iduna Park tersebut. Semua hal tersebut terjadi karena satu hal: Weigl benar-benar pemain berkelas.

Selain kemampuan passing-nya yang mumpuni, Weigl juga memiliki daya jelajah yang luar biasa

Selain kemampuan passing-nya yang mumpuni, Weigl juga memiliki daya jelajah yang luar biasa. Tak hanya sekali dua kali dia menjadi pemain Dortmund yang mempunyai jarak tempuh paling jauh dalam satu pertandingan. Hebatnya, daya jelajahnya tersebut tak mengurangi kemampuannya dalam melindungi garis pertahanan timnya. Musim ini, Weigl rata-rata melakukan 2,1 tekel dan 2,5 intersepsi dalam satu pertandingan, salah satu yang terbaik di antara pemain-pemain Dortmund lainnya.

Pemain yang menurut Marc Bartra mempunyai karakter mirip dengan Sergio Busquets ini memang baru saja memperpanjang kontraknya bersama Dortmund. Di atas kertas, Weigl akan bertahan di Dortmund hingga tahun 2021 nanti. Meski demikian, saat United sanggup memecahkan rekor transfer dunia untuk seorang Paul Pogba, United seharusnya juga berani membayar mahal Weigl untuk menggantikan peran salah satu gelandang terbaiknya.

Pages