Analisa

Siapa Santiago Bernabeu? Mengenal Sosok di Balik Nama Kandang Real Madrid yang Begitu Terkenal

Kamu mungkin sudah mendengar namanya ribuan kali, tetapi tahukah kamu siapa orang yang namanya digunakan Real Madrid untuk stadion mereka ini? Sheridan Bird menceritakan kisah hidupnya – dan menginvestigasi stadion lainnya yang memiliki nama dari orang-orang tertentu juga

We are part of The Trust Project What is it?

Kesuksesan. Para mega bintang. Sebuah stadion legendaris. Lemari kantor yang terpisah. Bagi Real Madrid Club de Futbol, itulah semua hal yang berkaitan dengan Santiago Bernabeu Yeste. Namanya akan selamanya dikaitkan dengan tim aristokratik ini, tetapi bukan hanya karena mereka berkandang di stadion yang menggunakan namanya saja.

Kamu mungkin akan kebingungan; apa hubungannya dengan lemari kantor? Oke, Senor Bernabeu memang tidak membeli peralatan kantor dan membangun furnitur, tetapi dia merevolusi bagaimana klub-klub sepakbola dijalankan. Lelaki Spanyol yang ambisius inilah yang memiliki ide untuk membagi organisasi klub menjadi departemen-departemen yang berbeda (dan karena itu mereka punya lemari kantor yang terpisah), dengan tanggung jawab dan kewenangannya masing-masing.

Selamat datang, Alfredo

Ia memberikan Real sebuah struktur organisasi yang efisien dan layaknya sebuah entitas bisnis. Apa yang ia lakukan ketika itu, pada pertengahan 1940an, adalah sebuah revolusi pada jamannya. Hal tersebut membantu klub ini untuk keluar dari bayang-bayang rival-rival mereka yang lebih sukses, yaitu Atletico Madrid, Barcelona, dan Athletic Club Bilbao.

Revolusi Bernabeu juga menyangkut keberadaan pencarian bakat dan para spesialis perekrut pemain. Alfredo Di Stefano, penyerang mematikan yang selalu bergerak dan membuat Real Madrid menjadi penguasa Eropa, adalah contoh kisah tersukses atas perhatian Bernabeu terhadap detail dan misinya untuk membuat klubnya menjadi yang terbaik.

#FFT100Stadiums No.8: Santiago Bernabeu 

Meski bukan seorang dengan kualitas seperti Di Stefano, Bernabeu sendiri adalah pesepakbola yang cukup bagus 40 tahun sebelumnya. Lahir di Albacete pada 1895, ia pindah dengan keluarganya ke ibukota Spanyol pada usia lima tahun. Tak sampai satu dekade kemudian ia bergabung dengan tim junior di Madrid Foot-Ball Club, nama klub ini di masa itu.

Striker muda ini kemudian berkembang dan masuk ke tim senior, dan bertahan di sana hingga ia pensiun pada usia 27 tahun. Meski lulus dari kuliah di bidang hukum, lelaki visioner ini memilih untuk meninggalkan dunia hukum dan mengambil berbagai peran di klub, dari pelatih hingga bidang manajemen. Ia bisa mengenal bisnis sepakbola dan ketika Liga Spanyol menjadi liga profesional, Bernabeu mengambil kesempatan ini untuk menjadikan timnya sebagai superpower pertama di planet ini.