Siapakah Pemain Bernomor Punggung 10 Terhebat di Manchester United?

Manchester United

Dari seorang pemain muda yang membuat sensasi hingga pemain yang kembali ke klub dan menjadi pahlawan. Siapa saja pemain hebat yang pernah mengenakan nomor punggung 10 di Manchester United?

Stan Pearson / 1936-1954.

Memiliki tembakan yang akurat dan mematikan, almarhum Stan Pearson menjadi terkenal sebagai pemain yang berposisi ‘inside forward’ dan menjadi sosok kunci di skuat perdana United di bawah asuhan Sir Matt Busby yang sukses meraih Piala FA pada tahun 1948 dan menjuarai Liga empat tahun kemudian.

Ia menciptakan 148 gol selama bermain bagi The Red Devils dan dijuluki ‘Mr. Reliable’ alias ‘Tuan yang Bisa-Diandalkan’, ia hanya absen 13 kali di tim utama sepanjang tujuh musim antara tahun 1946 hingga 1953.

Pearson meninggal dunia pada tahun 1997 di usia 78 tahun.

Stan Pearson (kanan) di sebuah sesi foto tahun 1952

Dennis Viollet / 1953-1962

Diberkahi dengan kecepatan dan kejelian dalam mengambil posisi dan ruang kosong, Viollet secara luar biasa menciptakan 179 gol dari 293 penampilan bersama United – yang menjadikan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak keempat di klub bersama dengan George Best.

Salah satu pemain yang selamat dari tragedi kecelakaan pesawat di Munich tahun 1958, ia membuktikan diri sebagai sosok penting dalam membangun kembali klub ini, menciptakan 32 gol dari 36 pertandingan pada musim 1959/60 sebelum hengkang pada tahun 1962.

Ia meninggal dunia pada tahun 1999 di usia 65 tahun karena kanker dan hingga saat ini, sosoknya masih dikagumi dan dihormati oleh para fans Manchester United.

Viollet (kanan) saat bermain melawan Birmingham City tahun 1957

Denis Law / 1962-1973

Lahir sebagai seorang yang memiliki penyelesaian akhir yang sempurna di depan gawang, Law menghabiskan 11 musim bersama United, menciptakan 237 gol dari 404 pertandingan (yang meletakkan dirinya di posisi ketiga pencetak gol terbanyak United) sebelum akhrinya dia memutuskan untuk pergi ke rival sekota mereka, Manchester City.

Ia kemudian menciptakan gol untuk City saat menghadapi United –dan tidak merayakannya- di pertandingan terakhir musim 1973/74 yang membuat the Red Devils harus rela degradasi ke divisi dua, walaupun hasil-hasil lain dari United memang memastikan mantan klubnya akan tetap degradasi juga dengan ataupun tanpa golnya.

Hingga saat ini, ia masih dianggap sebagai salah satu pemain terbaik United sepanjang sejarah.

Law bersama Cristiano Ronaldo di tahun 2008