SPESIAL: Kumpulan Pertandingan yang Mengubah Hidup Harry Redknapp

Mantan manajer West Ham, Portsmouth, Southampton, Tottenham dan QPR menceritakan laga-laga yang mengubah hidupnya dalam karir sepakbolanya kepada wartawan FFT James Maw...

West Ham United 1-1 Sunderland

Divisi Utama. 23 Agustus 1965.

Tim utama telah dikalahkan 3-0 oleh West Brom pada hari Sabtu, jadi ketika kami bermain melawan Sunderland pada hari Senin malam, Ron Greenwood membuat beberapa perubahan, dan saya mendapatkan debut saya. Saat kami keluar lapangan pada jeda babak pertama, bek kiri mereka Len Ashurst berpaling kepada saya dan mengatakan sesuatu yang terdengar seperti: "Jika kau mencoba dan melewati saya lagi babak kedua, saya akan melakukannya pada anda." Untungnya dia tidak.
 

West Ham 0-1 Stoke City (2-2 agg)

Semi final Piala Liga, leg kedua. 15 Desember 1971.

Kami memenangkan leg pertama di Victoria Ground dengan skor 2-1, dan yakin akan lolos ke final. Kami tertinggal tapi Geoff Hurst memiliki kesempatan untuk membawa kami ke Wembley dengan tendangan penalti. Gordon Banks hanya menyelamatkannya! Pemenang akan menghadapi Chelsea di final - kami memiliki peluang kami, tapi sayangnya kami kalah 3-2. Saya tidak pernah memenangkan trofi sebagai pemain dan saya sering melihat ke belakang dan berpikir seberapa dekatnya saya untuk mencapai hal itu.

Seattle Sounders 1-3 New York Cosmos

NASL. 9 April 1976.

Karir saya di Amerika adalah pengalaman yang luar biasa - Seattle adalah tempat yang bagus. Geoff Hurst, Mike England dan Alan Hudson juga pergi ke sana dan kami semua memboyong keluarga kami. Para istri akan ke danau untuk membuat barbekyu, kemudian setelah latihan kami akan semua menghabiskan sore bersama-sama. Pertandingan pertama saya adalah pembukaan partai pembuka di stadion indoor Kingdome dengan 58 ribu kursi. Suara penonton luar biasa. Pele bermain untuk Cosmos, dan mencetak dua gol, kami kalah.

Bournemouth 2-0 Manchester United

Piala FA, Putaran Ketiga. 7 Januari 1984.

United pemegang Piala FA, kami adalah tim yang berjuang di Divisi III. Tidak ada yang menjagokan kami, tapi saya berbohong jika mengatakan hal tersebut akan datang . Tim mereka penuh bintang internasional, dan hampir setiap pemain kami meninggalkan klub dengan status bebas transfer pada akhir musim. Tetapi pada hari itu mereka semua hebat. Hasilnya membuka jalan saya sebagai manajer. Beberapa tahun kemudian, Bournemouth dipromosikan ke Divisi Dua untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.

Portsmouth 2-1 Manchester City

Liga Primer Inggris. 11 February 2006.

Memenangkan Piala FA dengan Portsmouth adalah prestasi besar, tetapi menjaga mereka agar tidak terdegradasi di musim pertama saya kembali butuh kerja keras. Kami terpaut delapan poin dengan 10 pertandingan tersisa, tapi berhasil meraih 20 poin dari 10 pertandingan terakhir. Kemenangan ini adalah titik balik. Kami unggul 1-0 dan bermain fantastis, tapi entah dari mana Richard Dunne menyamakan kedudukan dengan enam menit tersisa. Kami tampaknya sudah habis karena kami begitu terpaut jauh - tetapi dengan tendangan terakhir dalam pertandinga itu, Pedro Mendes mencetak gol dari jarak 30 yard. Kami merayakan di ruang ganti seperti kami telah memenangkan piala. Semuanya jadi gila. Hari itu istimewa karena membantu saya mendapatkan dukungan kembali dari orang-orang di Portsmouth sejak sebelum saya pergi.

Manchester City 0-1 Tottenham Hotspur

Liga Primer Inggris. 5 Mei 2010.

Ketika saya tiba di Spurs mereka tengah kesulitan, tapi saya tidak melakukan terlalu banyak perubahan pada tim. Liga Champions adalah mimpi kami dan kami berhasil sampai di sana di musim penuh pertama saya. Kami masuk ke laga ini dengan unggul satu poin dari Man City dengan dua pertandingan tersisa, tapi saya memiliki perasaan yang kami butuhkan untuk menyelesaikan tugas kami pada malam hari itu. Itu laga yang ketat, tapi Peter Crouch mencetak gol telat yang memenangkan kami. Itu kemenangan yang luar biasa bagi klub, tetapi juga kesempatan besar bagi saya untuk menguji diri sebagai manajer menghadapi klub-klub terbaik di Eropa.

Wawancara ini telah di terbitkan sebelumnya di majalah FourFourTwo edisi Januari 2014.