Stats Zone Pemain Muda Terbaik Premier League 2014/15

Semua mau cerita tentang Harry Kane setelah musim mencengangkannya di Premier League bersama Spurs...

Apa yang bisa kita katakan soal Harry Kane? Sampul FourFourTwo edisi kali ini setelah dia melalui musim terbaiknya sejauh ini. Dia berhasil mengamankan posisi di tim utama, menembus total 30 gol, debut bersama tim nasional senior, terpilih sebagai PFA Premier League Team of the Year, mengambil gelar PFA Young Player of the Year, dan kini masuk Stats Zone Young Player of the Year.

Akan tetapi penyerang ini harus menunggu sampai waktu tiba, dia akhirnya berhasil merebut posisi penyerang utama di liga pada 9 November saat melawan Stoke, dimana seminggu sebelumnya dia tampil sebagai cameo saat melawan Aston Villa.

Saat itu Spurs tengah tertinggal satu gol, Kane dimasukan untuk menggantikan Emmanuel Adebayor sedang menjalani masa-masa kelam. 58 menit berada di atas lapangan, pemain depan asal Togo hanya lepaskan dua tembakan dan selesaikan 20 operan, 11 diantaranya terjadi di lini ketiga.

Sementara Kane dalam 32 menit mampu membuat delapan operan, namun dua kali lebih banyak saat berbicara shot on target salah satunya berakhir dalam gawang di menit 89 (lewat membentur pemain lain), membawa Spurs akhirnya menang. Kane lebih efektif ketimbang rekannya itu.

Jika laga tandang di Villa Park adalah saat Kane memulai musim ini, maka laga kandang menghadapi Chelsea saat tahun baru adalah waktu baginya menjadi bintang Premier League. Kane sukses membuat lini belakang lawan berantakan dan bawa kemenangan 5-3 atas rival satu kota. Pemain kelahiran Chingford tidak hanya mencetak dua gol dari dua shot on target miliknya namun juga berikan assist bagi Nacer Chadli (kedua dari empat selama satu musim liga).

Dalam beberapa bulan, Kane adalah penyerang paling panas di tanah Inggris. Ketika ia mencetak dua gol ke gawang Arsenal 7 Februari, catatan dirinya adalah 11 gol beruntun dari 14 laga. Tak lama setelahnya menjadi 12 dari 15 pertandingan di Anfield.

Performa tersebut membuat ia jadi bahan penjagaan ketat pemain lawan, seperti dijelaskan kepada FFT: "Pemain belakang sekarang lebih ketat menjaga saya, bahkan gelandang bertahan kadang ikut membantu mereka."

Menurunnya performa Christian Eriksen menuju akhir musim, menjelaskan juga mengapa torehan gol Kane juga ikut berkurang. Berakibat buruk bagi tim karena gol darinya setara dengan 24 poin bagi Spurs lebih dari apa yang dilakukan oleh Sergio Aguero bagi Manchester City. Menyamakan apa terjadi musim ini untuk 2015/16 bukan perkara mudah bagi 

Stats Zone Penjaga Gawang Terbaik Premier League 2014/15
Stats Zone Bek Sayap Terbaik Premier League 2014/15
Stats Zone Bek Tengah Terbaik Premier League 2014/15
Stats Zone Gelandang Tengah Terbaik Premier League 2014/15
Stats Zone Gelandang Serang Terbaik Premier League 2014/15
Stats Zone Penyerang Terbaik Premier League 2014/15
Stats Zone Pemain Terbaik Premier League 2014/15
Stats Zone Pemain Muda Terbaik Premier League 2014/15

Stats Zone Tim Terbaik Premier League Musim 2014/15
Stats Zone Pertandingan Terbaik Premier League 2014/15