Tim Terbaik ISC A FourFourTwo: Juni 2016

Yudha Prastianto memilih para pemain yang tampil menonjol di ISC A selama bulan Juni 2016 lalu dan mengumpulkannya dalam Tim Terbaik berikut ini...

Penjaga Gawang: Teja Paku Alam (Sriwijaya FC)

Di usianya yang baru menginjak 22 tahun, Teja sanggup menampilkan performa terbaik dan sejenak membuat Singamania, sebutan pendukung Sriwijaya, melupakan sang legenda, Ferry Rotinsulu. Dalam tiga laga terakhir yang ia jalani, Teja sukses mencatatkan clean sheet dan membuat sejumlah penyelamatan penting.

Bek Kanan: Supardi Nasir (Sriwijaya FC)

Kemampuan mantan bek Persib Bandung ini di empat laga terakhir memang patut diacungi jempol. Kontribusinya di sisi sayap membuat Sriwijaya FC semakin mudah untuk menekan pertahanan lawan. Meski begitu ia juga tidak lupa dengan daerahnya di lini belakang.

Bek Tengah: Jad Noureddine (Pusamania Borneo FC)

Pemain bertahan asal Lebanon ini tampil solid di lini pertahanan Pusamania Borneo FC. Sama halnya dengan Hamka Hamzah, di tiga penampilan terakhirnya, Jad sukses memimpin sektor pertahanan Pesut Etam dan membuat tim yang diasuh oleh Dragan Djuvakovic itu selalu mencetak clean sheet.

Bek Tengah: Hamka Hamzah (Arema Cronus)

Selain gemilangnya performa Kurnia Meiga, keberhasilan Arema Cronus tidak kemasukan sebiji gol pun pada empat laga terakhir ISC A tak lepas dari peran sentral sang kapten. Hamka sukses mengomando lini belakang Singo Edan dengan baik, selain itu dirinya juga kerap menjadi momok bagi lini pertahanan lawan dengan menjadi shadow striker bagi pasukan Milomir Seslija.

Foto: GTS

Bek Kiri: Ahmad Alfarizi (Arema Cronus)

Sama seperti Supardi yang juga suka menyisir sisi sayap hingga ke barisan terdepan, Alfarizi memiliki kemampuan tersebut dan membuat Arema Cronus mempunyai banyak opsi untuk membangun serangan dari area mana saja. Ia juga tetap solid menjaga daerahnya kendati kerap membantu Singo Edan dalam menyerang.

Gelandang Tengah: Esteban Vizcarra (Arema Cronus)

Kontribusi eks gelandang Semen Padang ini tak perlu dipertanyakan lagi. Di setiap permainan yang dijalaninya, Esteban selalu sukses menggalang lini tengah Arema Cronus dengan baik. Tidak hanya itu, ia bahkan menyetak satu gol kemenangan ketika melawan Kabau Sirah di pekan ke delapan.

Gelandang Tengah: Evan Dimas Darmono (Bhayangkara SU)

Eks kapten tim nasional Indonesia U-19 ini terus tampil konsisten di lini tengah Bhayangkara Surabaya United (BSU). Ia menjadi dinamo bagi skuat asuhan Ibnu Grahan tersebut. Dilansir laman ISC, pemain 20 tahun ini membukukan akurasi operan tertinggi di ISC A dengan persentase sebesar 87 persen.