10 Transfer Terburuk yang Pernah Dilakukan Internazionale Milan

Jika ada tim di Serie A yang paling sering membuang uang untuk membeli pemain-pemain yang akhirnya gagal berkembang, mungkin Inter lah timnya. Yudha Prastianto memberikan enam contohnya...

Musim ini, Inter Milan telah melakukan sejumlah upaya di bursa transfer demi mendatangkan pemain yang bisa mengangkat performa Nerazzurri baik di ajang domestik dan Eropa. Nama-nama seperti Antonio Candreva dan Ever Banega sudah berhasil berlabuh di Guiseppe Meazza.

Namun, dua pemain tersebut dirasa belum cukup membantu klub di musim 2016/17 nanti. Beberapa rumor beredar bahwa klub yang baru diakuisisi oleh investor asal Tiongkok tersebut berniat mendatangkan Edinson Cavani dan Lucas Biglia.

Berbicara soal transfer, jawara Liga Champions 2009/10 ini ternyata punya rekor yang memprihatinkan. Sejumlah nama beken pernah didatangkan, tetapi pada akhirnya tidak mampu menampilkan performa terbaik di hadapan para tifosi.

Mau tahu siapa saja para pemain yang masuk dalam kategori transfer terburuk Inter Milan? Berikut daftarnya!

Christian Chivu

Pemain asal Rumania ini sempat tampil baik di dua setengah musim pertama bersama Internazionale. Namun, sejak mengalami cedera kepala parah ketika menghadapi Chievo Verona (6/01/2010), Chivu seakan sulit menemukan performa cemerlangnya itu kembali.

Eks AS Roma yang sebelumnya sangat baik berperan sebagai bek tengah dan bisa juga bermain sebagai full-back tidak mampu mengembalikan penampilannya. Dirinya seringkali salah menempatkan posisi, melakukan pelanggaran-pelanggaran tak penting, kemampuannya dalam membaca pertandingan menurun dan banyak mendapatkan kartu merah menjadi pertunjukkan dari seorang Chivu kala itu.

Hal tersebut tak membaik saat Nerazurri dipegang oleh Rafael Benitez dan Leonardo. Pada akhir musim 2014, Inter melepas sang pemain. Tak lama kemudian, Chivu langsung memutuskan pensiun.

McDonald Mariga

Pada pertengahan tahun 2010 lalu, Internazionale resmi memenangakan perburuan dengan Manchester City terkait McDonald Mariga. Kendati demikian, pada waktu itu Mariga masih berstatus kepemilikan bersama dengan Parma, hal ini juga berlaku untuk striker Jonathan Biabiany.

Meski gagal mendapatkan sang gelandang, tampaknya The Citizens patut bersyukur karena penampilan Mariga ternyata tidak cukup baik. Pemain asal Kenya tersebut malah kerap dipinjamkan oleh Inter.

Itu terbukti dengan hanya 26 kali penampilan yang ia bukukan bersama Nerazzurri di semua kompetisi. Setelah dipinjamkan ke berbagai klub, Mariga sempat kembali ke Parma dan kini ia bermain untuk klub Serie C, Latina.

Presiden Inter, Massimo Moratti, sepertinya menyesal pernah mengatakan jika Mariga adalah pilihan terbaiknya.

Pages