Wawancara Jenaka Bersama Gofar Hilman & Ryo Wicaksono Dari Hard Rock FM

FourFourTwo Indonesia berkesempatan untuk berbincang santai nan jenaka bersama dua penyiar prime time Hard Rock FM Jakarta yang sedikit normal, Ryo Wicaksono dan Gofar Hilman. Mereka berdua memberikan penjelasan yang mendalam tentang sepakbola, wanita dan Rene Higuita.

Setelah sebelumnya FourFourTwo Indonesia berhasil mewawancarai RAN: Rayi vs Nino, kali ini kami mendapatkan kesempatan berharga untuk berbincang santai bersama dua penyiar andalan Hard Rock FM Jakarta, Ryo Wicaksono dan Gofar Hilman. Keduanya sangat menyukai sepakbola, tetapi dengan alasan yang berbeda satu sama lain.

Apa kabar kalian? Selain siaran di Hard Rock FM setiap hari dari jam empat sore hingga sembilan malam, kalian sibuk apa saja?

Gofar (G): Selain siaran di Hard Rock FM gue punya toko di Kemang namanya Lawless Jakarta dan kalau weekend palingan MC, juga ada side job baru gue nih, yaitu jadi model sampul belakang LKS (tertawa lepas hingga Gofar tersedak)

Ryo (R): Kalau gue selain siaran gue juga menjadi voice talent  untuk iklan-iklan di media. Gue juga punya rumah makan di Pasar Santa lantai satu, namanya Legoh Jakarta. Sekarang juga ada bisnis baru yang gue jalanin yaitu jual beli kapal tanker (yang bener?)

Cukup bercandanya, karena sekarang saatnya kita membahas sepakbola, pertanyaannya adalah, kalau kalian dapat kesempatan untuk menjadi pemain sepakbola, kalian mau bermain di posisi apa dan kenapa?

R: Gue ingin di posisi penyerang, karena gue suka yang namanya "penetrasi" 

G: Kalau gue suka bermain di posisi bek depan (Ryo tertawa sambil bilang "ada posisinya?") jadi tugasnya untuk menjaga para penyerang, kalau dia ada yang tekel, ya gue tekel balik orangnya, impas kan?

Kenapa Gofar tidak menjadi pemain bola? padahal postur badan sangat menunjang untuk menjadi pemain bola.

G: Dari tinggi gue emang sih mirip sama Jan Koller, kalau dari postur badan lebih ke Babangida dan muka seperti David Beckham. Kenapa gue gak jadi pemain sepakbola, alasannya cuma satu, kadang-kadang gue berpikir, rambut gue kan klimis ya dan gue suka rambut klimis yang jambulnya tinggi banget, itu gak bisa tuh main bola, karena pasti keringetan dan terus layu tuh. Pemain sepakbola yang klimis dan jambul siapa? Palingan cuma CR7 yang jambulnya cuma 2 cm tingginya nah kalau gue bisa sampai 7 cm, gak bisa gue jadi pemain sepakbola dan gak mau juga.

Sekarang kita ke pertanyaan basa-basi, sejak kapan kalian menyukai sepakbola?

G: Sejak Eric Cantona menaikkan kerahnya, sekitar tahun 1995 lah.

R: Gue saat lagi menonton pertandingan final Piala Dunia 1994, Italia vs Brazil, itu momen gue menjadi suka sama yang namanya sepakbola dan langsung saat itu juga, idola gue adalah Paolo Maldini

Sedih tidak saat melihat Roberto Baggio gagal mengeksekusi penalti?

R: Hmmmm pada saat itu di bilang sedih gak sih, karena pada saat itu gue belum ada jiwa fanatisme sama suatu negara atau klub di sepakbola, jadi saat itu ya gue murni hanya menonton pertandingannya.

Kalau Ryo sudah jelas menyukai Arsenal dan AC Milan, nah kalau Gofar, apakah ada  klub tertentu yang di sukai?

G: Selama Zlatan Ibrahimovic berada, itulah tim favorit gue.

Ganti-ganti dong timnya? Sekarang tim favoritnya siapa?

G: Paris Saint Germain dan sebelumnya di AC Milan, Barcelona, Juventus, Internazionale dan Ajax, jadi gue mendukung semua tim tersebut.

(Disambut suara tertawa yang lepas dari Ryo dan tim FFT Indonesia).

Alasan lo menyukai Zlatan apa?

G: Alasannya hanya satu hal saja: "Playstation" body balance dari seorang Zlatan sangat sempurna sekali, jadi dimanapun dirinya berada, gue akan terus mendukungnya dan juga timnya.

(Ryo lagi-lagi tertawa lepas setelah mendengar jawaban dari Gofar).

Untuk Ryo, apa alasan utama yang membuat lo menyukai AC Milan dan Arsenal?

R: Kalau AC Milan gue suka karena Paolo Maldini, dari situ gue mulai mencari-cari info tentang Milan dan akhirnya gue suka. Kalau Arsenal, jujur gue lebih suka AC Milan duluan, tetapi begitu gue melihat permainan mereka dari segi kecepatan dan lainnya, itu sesuatu yang sangat berbeda dari AC Milan, jadilah gue menyukai The Gunners.

Apakah kalian pernah menonton sepakbola secara langsung di stadion? kalau pernah dipertandingan apa dan apa yang kalian ingat dari pertandingan itu?

G: Gue pernah nonton di ajak Bapak gue menonton pertandingan Persija yang masih di Menteng. Siapa nama pemainnya ya waktu itu (FFT ID nyeletuk: Mbeng Jean?). Bukan Mbeng Jean! Sebentar gue lupa nih, coba ingat-ingat dulu, aduh gue lupa, pokoknya adalah waktu kecil karena Bapak gue itu ikutin bola juga, jadinya gue tau, kalau gak salah ya nama pemain sepakbolanya adalah.... (diam sejenak) Steve McManaman!

(Lagi-lagi jawaban Gofar membuat FFT ID dan Ryo tertawa).

R: Bisa banget lo Far, McManaman pernah banget kayaknya main di Persija hahahaha. Kalau gue pernah nonton beberapa kali tim nasional Indonesia saat Piala AFF secara langsung di GBK, tapi gue lupa pertandingan pertamanya apa, tapi ada momen yang gue gak bakalan lupa saat nonton langsung di stadion. Yang pertama adalah ada salah seorang suporter ngebakar scarf salah satu klub sepakbola Indonesia, padahal saat itu yang sedang bermain adalah tim nasional. Akhirnya yang di bawah kena bekas bakaran itu yang ngebuat penonton yang di bawah lempar-lemparan botol plastik dengan penonton yang ada di atas, padahal di depan lo itu yang bermain adalah tim nasional Indonesia, aneh emang. 

Yang kedua, masih saat gue menonton pertandingan timnas nih, saat itu Indonesia lagi kalah, gue lupa lagi lawan siapa, tiba-tiba penonton yang di atas melempar botol plastik, yang dimana salah satu botol tersebut isinya air kencing, bagus gue gak kena.

Kalau kalian sedang menonton pertandingan sepakbola dan terjadi kerusuhan, benda apa yang akan kalian lempar ke pihak keamanan?

R: Temen samping gue yang gue lempar! Hahahaha...

G: Lempar pantun biar tidak ada korban jiwa, daripada tawuran mendingan kita balas-balasan pantun kan?

(Satu ruangan Hard Rock FM mendadak tertawa terpingkal-pingkal setelah mendengar jawaban Gofar).

Sekarang kita membahas sepakbola wanita nih, sudah ada foto Alex Morgan, penyerang tim nasional wanita Amerika Serikat, kalau kalian memiliki kesempatan untuk mengajak kencan dia, kalian mau mengajaknya kemana dan apa yang akan kalian lakukan bersamanya? Berikan kami kami tiga opsi.

R: Kostan nonton DVD, ajak nonton liga sepakbola tarkam di kampung-kampung, yang terakhir itu apa ya..mmmmmmm, Hill Side! (sebuah hotel legendaris di Jakarta yang telah tutup) Biarin udah tutup juga, yang penting sama Alex Morgan.

G: Pertama ajak pacaran dia di flyover Cisalak arah ke Cibinong, kedua nonton balapan liar di Kemayoran dan yang terakhir ajak nge-WE (Winning Eleven). Bener dong? Main game bola kan? Apanya yang jorok?

(lagi-lagi jawaban Gofar sukses membuat kami berpikir dan tertawa). 

Dan ini adalah Louisa Necib, pesepakbola wanita dari Perancis, lahir 23 Januari 1987, pick up line apa yang cocok kalian pakai untuk mengajak pemain ini "ngedate"?

G: Neng, meskipun neng bukan kiper, tapi abang mau jebolin gawang neng (kalian pikir sendiri apa maksudnya yah). 

Kalau Ryo apa? Cantik loh dia, kaki jenjang, jarang-jarang ada pemain sepakbola yang kakinya sebagus ini.

R: Iya cantik ini, kalau gue bakalan kasih pick up line ini: Neng, kamu pasti capek sehabis main bola deh, sini abang urutin...... paha dalamnya yaaah

(Terserah kalian berdua saja deh kalau gitu, kami tertawa hingga terjatuh dari kursi setelah mendengar jawaban dari dua orang ini).

Menurut kalian, apa alasan utama Jerman menjadi juara Piala Dunia 2014 yang lalu?

R: Mmmmm.. Komposisi pemain dan rata-rata usia pemainnya yang masih memasuki umur-umur emas dari pesepakbola.

Pemain Jerman favorit lo siapa?

R: Piala Dunia 2014 kemarin? Toni Kroos dan Thomas Muller.

Kalau menurut Gofar, kenapa Jerman bisa jadi juara dunia?

G: Menurut gue, Jerman bisa menang karena mereka punya penyundul yang hebat.

Siapa? Bierhoff?

G: Yoi, dia adalah seorang dewi fortuna bagi Jerman.

(Tim FFT ID kembali tidak bisa menahan tertawanya setelah mendengar dan melihat ekspresi Gofar kala menjawab pertanyaan kami).

Manakah yang menurut kalian lebih tampan, Daniel Fonseca atau Bacary Sagna? beri kami alasannya juga.

G: Bacary Sagna, karena kalau di lapangan gue itu sebelas dua belas (mirip) mengira dia David Beckham.

Jauh Far, warna kulit dan mukanya saja sudah berbeda

G: Tidak dong, Sagna lebih tampan. Kulitnya eksotis, terus dia itu kuat dan dia itu tampannya melebihi Nabi Yusuf.

Kalau Ryo, Bacary Sagna atau Fonseca yang lebih tampan?

R: Pilihan gue jatuh kepada Bacary Sagna. Kalau kita membicarakan sesuatu yang dove, bukan hitam ya, kita tidak membicarakan warna kulit hitam disini. Sagna lebih menarik, karena di saat bermain di lapangan dengan seragam yang warna-warni terus lapangan warna hijau, Sagna akan terlihat lebih stand out. Terus kenapa dia? Coba kalian ke Bali atau Gili (lombok), orang-orang tipe Bacary Sagna akan lebih laku disana, Daniel Fonseca mah lewat.

Kesimpulannya adalah, Bacary Sagna lebih tampan dari Daniel Fonseca. Mari kita coba untuk lebih sedikit serius sekarang. Musim ini, Arsenal dan AC Milan di liga penampilannya seperti roller coaster, kalau dari kacamata Ryo, apa yang salah dari dua tim kesayangannya?

R: AC Milan itu kalau menurut gue, sekarang itu tidak ada mental. Sosok kepelatihan Filippo Inzaghi menurut gue masih belum bisa mendorong para pemainnya untuk lebih semangat dan berjuang untuk memenangkan pertandingan, karena sepertinya, dirinya sedikit kurang vokal bagi timnya, sedangkan semua itu balik lagi ke politik yang ada di dalam manajemen AC Milan itu sendiri, karena kalau pelatihnya terlalu vokal seperti Seedorf dan Leonardo, bertahannya hanya sebentar. Jadi menurut gue itu ada di segi kepelatihan mereka.

Arsenal, apa karena kepemimpinan Wenger yang sudah terlalu lama?

R: Mmmm.. tergantung sih, bisa berpengaruh, bisa juga tidak. Mungkin memang dari segi taktiknya sudah bisa terbaca oleh lawan-lawannya, tapi kita juga tidak bisa begitu saja menyalahkan dia kan? Karena setelah apa yang sudah dia berikan ke Arsenal, tidak fair kalau kita langsung menyalahkan dan menginginkan direksi memecatnya begitu saja.

Kira-kira berapa lama lagi Wenger akan menjadi pelatih Arsenal?

R: Kalau di lihat dari usia dan selalu menggerutu setelah pertandinga, gue rasa, dua atau tiga musim lagi karirnya selesai di Arsenal.

Buat Gofar, kenapa Cristiano Ronaldo bisa menjadi pemain terbaik dunia?

G: Gini, pertama dia punya kaki kiri yang kuat. Yang kedua dia itu playboy dan ada lagunya yang berbunyi "gak-gak-gak-gak kuat, aku gak kuat sama playboy, playboy". Jadi, orang-orang yang melawannya tidak akan kuat. Itu alasan dia bisa menjadi hebat dan terbaik. Semua itu dimaksimalkan dengan gaya dan tatanan rambutnya yang bagus, jadi rambutnya kalau sehabis menyundul tidak pernah turun, karena rambutnya tidak di kasih pomad atau minyak rambut, tapi di laminating, jadi kuat.

(Kami coba membayangkan rambut CR7 di laminating)

Terakhir, beritahu kepada kami 11 pemain terbaik di semua posisi, versi kalian!

R: Kahn, Cafu, Nesta, Jaap Stam, Maldini, Redondo, Zidane, Overmars, Beckham, Henry, Ronaldo Brazil.

G: Higuita, Puyol, Daniel Alves, Roberto Carlos, Patrick Berger, Zlatan Ibrahimovic, Ljungberg, Pires, Sneijder, Shaun Wright Phillips, Lilian Thuram.

Pelatihnya siapa Far?

G: Pelatihnya Gendut Doni!

Wawancara harus kami selesaikan karena sudah semakin tidak menentu arah pembicaraan kami dengan kedua penyiar ini. Terima kasih Gofar dan Ryo yang sudah meluangkan waktunya bersama FourFourTwo Indonesia. Bagi kalian yang ingin selebritis favoritnya kami wawancara, silahkan mention akun twitter kami @FourfourtwoID dan berikan nama-nama selebritis yang kalian ingin kami untuk wawancara.