19 Pelatih Wanita Ikuti Premier Skills

British Council dan Liverpool akan terus melanjutkan kerja sama di Indonesia hingga 2016.

OLEH DONNY AFRONI
Belasan wanita mengikuti kegiatan program Premier Skills Gocekz di lapangan hoki Gelora Bung Karno Jakarta yang digelar sejak 11 hingga 16 November.

Penyelenggaraan ini merupakan kerja sama antara Liga Primer Inggris, British Council, dan Liverpool FC Foundation. Program ini terdiri dari pelatihan intensif untuk 48 peserta, termasuk 25 pelatih sepakbola, dan 23 pekerja sosial dan komunitas terpilih se-Jabodetabek.
Selama program berlangsung, 48 peserta tersebut, termasuk di antaranya 19 pelatih wanita, mendapat pelatihan dari para pelatih Liverpool FC Foundation yang dipimpin Forbes Duff. Setelah mendapatkan ilmu kepelatihan, mereka mempraktekannya dengan melibatkan 80 anak-anak tidak mampu.
Dalam beberapa tahun terakhir, Liverpool FC Foundation kerap melakukan kegiatan sosial di Indonesia. Klub Liga Primer yang menjalin kerja sama dengan maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia ini beberapa kali menggelar kursus kepelatihan.
“Ini kemitraan dengan Liverpool. Mereka [Liverpool] sudah pernah ke Indonesia untuk bermain sepakbola. Melalui proyek ini, mereka bekerja sama dengan British Council untuk membantu anak-anak di sini,” ujar Moazzam Malik, duta besar Inggris untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN.
“Mereka sudah tiga kali ke Indonesia, dan melatih para pelatih, dan melatih anak-anak juga. Hari ini saya mau lihat bagaimana proyek ini, karena saya baru di Indonesia, hampir satu bulan. Saya pikir ini berhasil. Semua senang, anak-anak senang. Mereka belajar beberapa kemampuan. Proyek ini bagus sekali, dan saya juga berharap bisa memperluas proyek ini ke depannya.”
Sementara itu, director education and society British Council Indonesia Teresa Birks mengatakan, selain meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan, olahraga dapat membantu anak-anak membangun kepercayaan dan keyakinan diri dan mengembangkan keterampilan sosial.
“British Council bekerja sama dengan Liga Primer Inggris dan Liverpool FC akan terus bekerja dengan anak-anak yang rentan dan termarginalisasi di Jakarta hingga tahun 2016. Kami juga menjajaki kemungkinan memperluas program Premier Skills untuk guru olahraga di sekolah, dan pelatih komunitas yang bekerja dengan anak-anak penyandang disabilitas,” tutur Birks.

//

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.