Achsanul Qosasi Imbau Fans Persepam Madura United Tertib

Manajemen Persepam berharap suporter tidak berulah lagi di laga kandang, sehingga terhindar dari sanksi Komdis PSSI.

LIPUTAN ADITYA WAHYU PRATAMA DARI MADURA
Manajer Persepam Madura United Achsanul Qosasi mengimbau agar fans bisa bersikap lebih tertib kala memberikan dukungan kepada Laskar Sapeh Kerap di Stadion Gelora Bangkalan pada putaran kedua Indonesia Super League (ISL) 2014.

Dalam jangka waktu kurang dari satu bulan, panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persepam telah dua kali menerima sanksi dari komisi disiplin (KomDis) PSSI terkait ulah suporternya yang dinilai tidak sportif. Dari kedua sanksi tersebut, manajemen harus membayar denda sebanyak Rp125 juta.

Sanksi pertama diberikan Komdis PSSI selepas pertandingan menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bangkalan pada 14 April 2014 berupa denda Rp50 juta, serta ancaman pertandingan tanpa penonton setelah suporter melemparkan botol dan menyalakan flare.

Pada 8 Mei 2014, atau belum genap sebulan sejak sanksi pertama, panpel Persepam kembali dijatuhi hukuman oleh Komdis akibat ulah oknum suporter yang mencoba memicu emosi pemain lawan dengan melemparkan botol saat melawan Persiram Raja Ampat. Komdis memberikan sanksi denda Rp75 juta. Persepam beruntung, karena mereka lolos dari hukuman menggelar laga tanpa penonton.

Berkaca dari dua kasus itu, Achsanul berharap para pendukung setia Persepam yang hadir di Stadion Gelora Bangkalan mampu menahan diri, dan bersikap lebih tertib saat menonton pertandingan kandang di putaran kedua ISL 2014.

“Sudah dua kali Persepam terkena sanksi dengan kesalahan serupa. Saya sendiri terus meminta suporter agar bisa menahan diri saat pertandingan. Saya berharap ini yang terakhir, dan tidak ada peristiwa serupa di putaran dua,” ujar pria kelahiran Sumenep ini.

Persepam dijadwalkan akan berhadapan dengan Persiba Balikpapan pada laga pertama putaran kedua ISL 2014 di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (17/05) malam. Pada putaran pertama, tim besutan Arcan Iurie ini harus mengakui keunggulan anak asuh Jaya Hartono dengan kekalahan 2-1. (gk-62)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.