Achsanul Qosasi Sebut Kekuatan Sepakbola Dunia Sudah Merata

AQ menuturkan Zona CONCACAF patut diberikan apresiasi dengan memberikan jatah lebih banyak di Piala Dunia.

LIPUTAN ADITYA WAHYU PRATAMA DARI MADURA
Piala Dunia 2014 di Brazil telah memasuki babak 16 besar. Sepanjang penyisihan grup, beberapa tim yang tidak diunggulkan mampu tampil mengejutkan dengan memberikan perlawanan sengit bagi tim-tim unggulan.

Kejutan terbesar dilakukan Kosta Rika. Berada di grup D yang dikelilingi tiga juara dunia, Uruguay, Italia dan Inggris, Joel Campbell dan kawan-kawan mampu membukukan kemenangan berturut-turut atas Uruguay dan Italia untuk memastikan lolos dari grup neraka ini.

Manajer Persepam Madura United, Achsanul Qosasi, ikut menyoroti menurunnya kualitas permainan yang ditunjukkan tim-tim besar terutama asal Eropa. AQ, sapaan akrab Achsanul, beranggapan bahwa sepakbola benua Amerika terutama zona CONCACAF, patut diberikan apresiasi dengan memberikan jatah lebih banyak di turnamen empat tahunan ini.

"Sekarang Amerika Tengah dan Utara pun sudah sejajar dengan Amerika latin. Amerika Serikat, dan Kosta Rika sukses di Brasil," ujar AQ.

AQ juga berpendapat bahwa negara yang telah memiliki sistem kompetisi yang baik, belum tentu memberikan efek positif terhadap timnas negaranya. Itu jika setiap klub tidak memberikan kesempatan pada pemain lokal untuk mencicipi ketatnya kompetisi.

"[Apakah] liga Kosta Rika dan liga Uruguay lebih baik dari liga Inggris dan liga Italia? Pemain Kosta Rika dan Uruguay [banyak] belajar (bermain) di liga Inggris dan Italia. Sepakbola sudah merata, [Benua] Eropa hanya tempat berlatih dan cari duit," pungkas AQ. (gk-62)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics