Achsanul Qosasi: Sepakbola Indonesia Memang Sedang Sakit

Achsanul menyatakan, sanksi FIFA menjadi kesempatan bagi pemerintah, PSSI, dan stakeholder sepakbola nasional mengobati diri.

Mantan manajer Persepam Madura United Achsanul Qosasi menilai sanksi FIFA terhadap Indonesia akhir Mei lalu memperlihatkan pesepakbolaan nasional sedang dilanda sakit.

Achsanul menganalogikan sanksi FIFA sebagai vonis dari dokter. Mantan direktur keuangan, dan ketua komisi anggaran PSSI ini juga menyebutkan sanksi FIFA makin membuktikan sepakbola Indonesia menyimpan sebuah masalah pelik.

“Dengan kejadian ini semakin membenarkan sepakbola Indonesia memang sedang sakit. Sanksi FIFA membuktikan kita memang sedang ada masalah, yang selama ini kita sembunyikan,” ungkap AQ, sapaan akrab Achsanul, kepada Goal Indonesia.

Menurutnya, cara terbaik untuk sembuh adalah dengan menyadari diri sedang sakit. AQ menyebut sanksi yang diberikan FIFA bisa menjadi alat introspeksi bagi seluruh elemen sepakbola Indonesia.

“Inilah cara terbaik untuk sembuh, yaitu menyadari bahwa kita sakit. Selama ini PSSI selalu menyatakan sehat, tapi ternyata prestasinya tidak bisa berjalan, apalagi berlari. Semoga menjadi obat mujarab untuk sepakbola Indonesia,” tambahnya.

AQ berharap agar seluruh elemen mengambil hikmah, dan bersatu untuk membangkitkan sepakbola Indonesia yang saat ini tengah dikucilkan dari pentas internatsional.

“Dengan sanksi FIFA saatnya kita mengobati diri, mulai dari pemerintah, pengurus PSSI, pemilik klub, operator Liga, wasit dan mungkin pemain. Semua sudah terjadi, mungkin inilah yang terbaik bagi sepakbola kita,” pungkasnya. (gk-62)

Topics