Ada Peran Roberto Carlos Di Balik Kecepatan Andik Vermansah

Mantan penggawa Real Madrid itu ternyata memiliki andil dalam perjalanan karier Andik. Apa itu?

Winger timnas Indonesia Andik Vermansah dikenal sebagai pemain yang lincah dan memiliki kecepatan dalam menerobos pertahanan lawan. Tak jarang, bek-bek lawan yang menghadapinya harus melakukan tekel keras untuk menghentikan akselerasinya yang dikenal sangat berbahaya.

Bahkan, seorang David Beckham sempat geregetan dengan aksi ciamik Andik saat LA Galaxy beruji coba dengan tim Indonesia Selection di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 30 November 2011. Ketika itu, Beckham sampai harus mengganjal Andik dengan tekel keras dari belakang.

Setelah pertandingan, Beckham langsung meminta maaf dan memberikan jerseynya secara khusus kepada pemain yang kini membela Selangor FA itu. Namun tahukah Anda bagaimana cara Andik mendapatkan kecepatan dan kelincahan seperti itu?

Ternyata, di balik kecepatannya ada peran mantan penggawa Real Madrid dan timnas Brasil Roberto Carlos. Meski tak secara langsung, namun Andik merasa Carlos membuatnya termotivasi untuk menjadi pesepakbola profesional.

Seperti diketahui, Carlos adalah pemain yang bisa dibilang ukuran posturnya tidak terlalu besar untuk sepakbola Eropa. Namun dia bisa menjelma sebagai pemain yang berbahaya lewat sisirannya di sisi kiri sehingga menjadi salah satu pemain terbaik dunia di masanya. Ditambah aksi tendangan bebasnya yang tak jarang berbuah gol.

"Carlos adalah pemain yang membuat saya termotivasi untuk menjadi pemain sepakbola Andal. Ketika itu, saya masih jualan koran, terus melihat ada tulisan cara Carlos berlatih. Saya baca dan saya ikuti caranya, yaitu dengan menaiki 25 anak tangga bolak-balik," cerita Andik.

Andik mengakui cara itu cukup jitu untuk membuat daya tahan fisiknya menjadi lebih kuat dan kecepatannya pun semakin terlatih. "Saya coba itu terus hingga masuk klub. Dan hasilnya memang terasa bagus buat menambah kualitas permainan saya, meski memang capek juga," tambahnya.

Akhirnya, Andik kini bisa menikmati buah hasil latihan kerasnya. Saat ini, pemain berusia 24 tahun itu menjadi salah satu pemain asing dengan performa terbaik di pentas Malaysia Super League 2016. Performanya itu membuatnya kembali dipanggil timnas Indonesia untuk Piala AFF 2016.