Agen: Iker Casillas Dipaksa Angkat Kaki Oleh Real Madrid

Agen dari kiper legendaris Spanyol ini mengecam perlakuan Real Madrid terhadap kliennya.

Santos Marquez selaku agen dari Iker Casillas menyebut perlakuan Real Madrid kepada kliennya sebagai sebuah bencana. Pasalnya, sang kiper merasa seperti dipaksa angkat kaki dari Santiago Bernabeu.

Casillas mengakhiri karier 25 tahunnya di Madrid usai menerima pinangan Porto pada akhir pekan lalu. Sebelumnya, kiper pemenang lima gelar La Liga Spanyol dan tiga trofi Liga Champions ini mendapat kritik tajam semenjak eks pelatih Jose Mourinho menepikannya pada 2013.

Belakangan, Madrid -- melalui presiden Florentino Perez -- menyatakan bahwa Casillas pergi karena keinginan sendiri, namun sang agen membantah keras klaim tersebut.

“Casillas tidak pernah memutuskan untuk melompat sendiri dari kapal. Dia didorong untuk meninggalkan Madrid. Dia tidak pernah meminta pergi. Dia merasa terganggu dengan klub yang membuat keputusan tanpa sepengetahuan dirinya,” tutur Santos Marquez kepada Marca, Kamis (16/7).

“Akhirnya, dia harus pergi. Jadi dia harus menerimanya. Sekali lagi, tidak ada tanda-tanda sedikitpun Casillas ingin hengkang. Dia juga merasa tidak ada orang di klub yang bersedia membelanya, termasuk Florentino Perez. [Pelatih] Rafa Benitez juga bermain petak-umpet.”

“Semua ini tidak adil untuk Iker. Ini bukanlah perpisahan yang pantas baginya. Ini adalah sebuah bencana!” seru sang agen.