Agenda Uji Coba Bali United Pusam Berantakan

Manajemen Serdadu Tridatu merasa dirugikan dengan batalnya sejumlah agenda uji coba melawan klub asing.

Keinginan manajemen Bali United Pusam untuk menggelar pertandingan persahabatan melawan sejumlah klub mancanegara menemui kegagalan setelah FIFA menjatuhkan sanksi kepada Indonesia.

Sanksi yang diberikan FIFA membuat tim nasional di semua level usia, serta klub di Indonesia tidak bisa menjalin hubungan internasional. Bahkan sebelum sanksi dijatuhkan, Werder Bremen sudah membatalkan lawatan mereka ke Bali.

CEO Bali United Yabes Tanuri mengungkapkan, paska dihentikannya Indonesia Super League (ISL) 2015, manajemen telah mengagendakan uji coba melawan klub asing. Selain Bremen, Serdadu Tridatu juga akan dihadapkan dengan klub Malaysia Pahang FA dan Melbourne FC (Australia).

Menurut Yabes, manajemen sudah menjalin komunikasi dengan pengeloa klub-klub tersebut. Hanya saja, sanksi FIFA telah membatalkan semua rencana itu.

“[Akibat] Sanksi [FIFA] kami tidak bisa bertanding dengan klub luar negeri. Ya jelas kami merasa dirugikan,” ungkap Yabes.

Kendati demikian, Yabes menekankan, Bali United akan tetap eksis, sekalipun tidak ada kompetisi, maupun pertandingan internasional.

“Bali United tetap harus ada walau tidak ada kompetisi,” tegasnya.

Mengenai turnamen yang akan digelar tim transisi kementerian pemuda dan olarhaga (Kemenpora), Yabes tak mau terburu-buru mengambil keputusan. Pasalnya, ia mengaku belum menerima undangan mengikuti turnamen tersebut. Namun Yabes tak menjamin Bali United akan mengikuti turnamen itu.

“Banyak hal yang patut dipertimbangkan,” ucap Yabes. (gk-67)

Topics