Agung Prasetyo, Tentang Mengatasi Grogi Dan Persaingan Di Lini Belakang Timnas Indonesia U-23

Bek asal PSM itu juga menegaskan timnas U-23 tak bisa menganggap remeh Filipina.

Nama Agung Prasetyo langsung mencuat ketika melakoni debut di SEA Games 2015 bersama timnas Indonesia U-23 saat menaklukkan Kamboja U-23, skor 6-1, 6 Juni lalu. Pada laga itu, Agung yang menggantikan peran Hansamu Yama Pranata tampil lugas dan disiplin.

Dia mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Tak terlihat sikap grogi dari penampilannya saat itu, meski itu menjadi laga perdananya di ajang resmi bersama tim Garuda Muda.

Dia pun menceritakan apa rahasia di balik penampilan apiknya itu. "Mungkin faktor mental ya. Karena jauh-jauh hari tim pelatih juga sering bilang ke saya untuk mempersiapkan mental dan bermain tenang dengan situasi apapun," kata Agung.

Dia pun tak ingin jemawa dengan capaiannya tersebut. Sebagai bek muda potensial, perjalanan bek asal PSM Makassar itu masih panjang. Berbicara mengenai persaingan di lini belakang timnas U-23, Agung menegaskan selalu siap menghadapinya.

"Soal persaingan itu hal yang biasa di dalam sebuah tim. Semua mempunyai hak buat bermain. Intinya, kita serius di dalam latihan biar tim pelatih yang memutuskan siapa yang bermain," jelasnya.

"Intinya saya hanya bisa bersyukur dan mudah-mudahan bisa lebih baik lagi," tuturnya.

Di sisi lain, Agung juga sudah mempersiapkan diri untuk laga berikutnya melawan Filipina U-23 di Stadion Jalan Besar, Selasa (9/6) malam. Skuat asuhan Aji Santoso menargetkan kemenangan di laga ini. Itu supaya kans untuk lolos ke semi-final semakin besar.

"Filipina tim bagus, mereka kuat dan juga kompak. Kami tidak boleh menganggap enteng mereka. Kami harus kerja keras selama 2x45 menit, jika ingin memenangkan pertandingan," tegasnya.