Aji Santoso Utak-Atik Tembok Belakang

Aji masih mencoba beberapa alternatif untuk menutupi absennya tiga pilar pertahanan.

Pelatih Arema FC Aji Santoso mengaku masih mengutak-atik sektor pertahanan untuk mengantisipasi permainan menyerang Mitra Kukar saat kedua tim bentrok, Minggu (28/5) malam WIB, di Stadion Gajayana.

Arema dipastikan kehilangan tiga pemain yang berposisi sebagai bek tengah, yakni Arthur Cunha, Bagas Adi Nugroho, dan Jad Noureddine. Arthur dan Bagas masih bergelut dengan pemulihan cedera, sedangkan Jad absen karena hukuman kartu merah.

Saat digasak Persela Lamongan, Arema menduetkan Jad dengan Junda Irawan yang posisi aslinya merupakan bek kiri. Dua kali kesalahan Junda berbuahkan dua gol dari lawan. Junda pun juga mengalami cedera di akhir pertandingan. Alhasil Aji akan menduetkan pemain baru di belakang.

“Ini mungkin menjadi pekerjaan yang berat bagi tim pelatih, karena Arthur dan Bagas yang rencananya saya tunggu hingga Minggu, sepertinya masih belum bisa dimainkan. Kami mencari alternatif lain, misalnya menduetkan Hanif Sjahbandi di belakang bersama Okky Derry ataupun Syaiful Indra Cahya,” terang Aji.

Alternatif itu dicoba Aji, karena Hanif pernah didapuk bermain sebagai bek saat di timnas, sementara Okky dan Syaiful hanya sebatas latihan. Walau begitu, Aji yakin tiga poin dapat direngkuh Arema.

“Kami punya tekad untuk mengakhiri periode buruk, yakni belum menang pada tiga pertandingan terakhir. Semuanya masih kami timbang dan kami pilih. Yang jelas kami akan menampilkan formasi kejutan yang semoga tidak mengecewakan,” lanjut Aji.

“Seorang atlet sejati bukanlah yang selalu menang, namun yang selalu bisa bangkit cepat manakala dia terpuruk.”