Akademi Baru Bayern Munich Jawaban Untuk Inflasi Transfer Gila-Gilaan

The Bavarians mendirikan akademi klub baru yang hanya memakan biaya sepertiga dari transfer fantastis Neymar ke PSG pada musim panas ini.


LAPORAN KHUSUS   MARK DOYLE     PENYUSUN   ERIC NOVEANTO  


Tahun 2013 lalu, Jurgen Klopp pernah mengecam cara Bayern Munich menambah kekuatan skuat mereka, mengklaimnya seperti musuh James Bond, melakukan segala cara yang memuaskan mereka untuk menguasai dunia.

"Cara kami tak akan pernah seperti mereka dan tak berpikir soal pajak - dan membiarkan generasi berikutnya terkenda dampak masalah," kecam mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut.

Bayern Munich Sindir Habis Transfer Neymar

Tampaknya, bagaimana pun, dominasi uang Bayern juga ada batasnya. Menyiapkan generasi masa depan sekarang menjadi fokus utama mereka saat ini.

Bahkan lima kali juara Liga Champions tersebut mulai menyadari bahwa mereka tak bisa lagi bersaing di bursa transfer, yang mana Paris Saint-Germain baru saja membayar €222 juta saat merekrut Neymar dari Barcelona.

Memang, ucapan tersebut datang dua pekan setelah transfer fantastis sang superstar Brasil terwujud. Kini Bayern resmi mengumumkan pembukaan akademi baru mereka.

GFX Bayern Munich Uli Hoeness

"Kampus Bayern adalah jawaban kami untuk kegilaan bursa transfer dan meledaknya standar gaji," tutur presiden klub, Uli Hoeness, Senin (21/8) kemarin.

"Melalui manuver taktik yang terampil dalam mendidik para talenta muda, kami ingin memberi kompensasi untuk kemajuan finansial klub lain."

"Kami akan memiliki kesempatan untuk mencetak [David] Alaba, [Philipp] Lahm, [Thomas] Muller, [Bastian] Schweinsteiger dan [Toni] Kroos baru di sini."

"Tapi tujuan kami tak hanya memproduksi olahragawan kompetitif, tapi juga membentuk pribadi mereka. Bagi pemain muda, lebih baik berolahraga ketimbang hanya duduk di depan televisi."

Bayern tentu tak bisa melakukan hal yang lebih baik ketimbang membangun destinasi yang menarik bagi calon pesepakbola yang ada.

Didirikan dengan dana €70 juta, atau hanya sepertiga dari dana transfer Neymar, kompleks akademi seluas 30 hektar Bayern memiliki delapan lapangan dan satu stadion kecil berkapasitas 2,500 kursi yang nantinya akan menjadi tempat bermain skuat U-17 dan U-19.

*NO GALLERY* FC Bayern Campus

*NO GALLERY* FC Bayern Campus

Segala sesuatu di Kampus Bayern telah dirancang secara cermat, termasuk penempatan lokasl. Tak hanya berjarak empat kilometer dari Allianz Arena, alamat akademi terletak pada Ingolstädter Straße 272, yang mengacu pada fakta berdirinya klub pada 27 Februari 1900.

"Sabener Strasse, Allianz Arena dan Ingolstadter Strasse - itulah trio magis baru Bayern Munich," ungkap Horst Seehofer selaku mentri presiden Bavaria secara antusias. "Kampus Bayern unik adanya di Jerman, ini merupakan tonggak sejarah."

Bayern pun berharap demikian, bisa memulai sejarah baru. Pentingnya sebuah akademi yang produktif memang menjadi fokus klub-klub besar. Barcelona mulai merasakan dampak negatif dengan tidak adanya kesinambungan perkembangan akademi baru-baru ini.

Setelah merasakan sukses selama satu dekade di dunia sepakbola yang bersumber dari para alumni akademi La Masia, Barcelona sekarang mulai paceklik prestasi dengan sejumlah talenta akademi mulai dipinggirkan sejak era Luis Enrique.

Tak seperti Barcelona, Bayern masih tetap dominan di level domestik. Mereka sukses memenangkan lima gelar Bundesliga secara beruntun. Namun Hoeness mulai prihatin dengan kurangnya pemain yang datang dari akademi sendiri, mengingat dirinya yakin bahwa kunci kejayaan di Liga Champions ada pada eksistensi para pemain Jerman didikan klub.

"Dalam beberapa tahun terakhir, hasil dari akademi kami tak begitu bagus," klaimnya. "Tak ada satu pun dari akademi yang bisa konsisten menembus skuat utama sejak era Alaba."

GFX Bayern Munich Uli Hoeness

Namun, menurut Hermann Gerland, yang merupakan pimpinan proyek bersama dengan mantan manajer umum Red Bull Salzburg, Jochen Sauer, hal tersebut akan segera berganti.

Mantan pemain dan pelatih Bayern itu menegaskan bahwa akademi baru akan menawarkan jenjang yang sangat jelas menuju skuat senior.

"Kami ingin bisa membawa talenta terbaik ke tim utama setiap dua tahun sekali," ungkapnya. "Jelas, setiap tahun akan bisa menjadi lebih baik!"

"Segalanya sekarang berada di level kelas satu, maka dari itu kami harus bisa mencetak talenta kelas satu juga."

"Kami membutuhkan talenta-talenta yang mau dibentuk. Semuanya harus menginginkan bola. Moto kami adalah: 'Jangan beri lawan kesempatan untuk berpikir.'"

"Saya bisa janjikan ini: Saya akan berikan segalanya. Dan bagi semua yang tak melakukan itu maka tak punya kepentingan berada di sini, sederhana saja."

Pada intinya, Bayern masih tetap berniat menguasai dunia sepakbola. Hanya saja perbedaannya adalah sekarang mereka turun ke bawah memperhatikan bakat yang tumbuh dari akademi sendiri. Mungkin sekarang Klopp akan setuju dengan rencana besar ini.

 

Topics