Aksi Pemain Pelita Bandung Raya Bikin Djajang Nurjaman Kesal

Djanur menyoroti aksi pemain PBR yang kerap mudah terjatuh, sehingga mengganggu konsentrasi penggawa Maung Bandung.

OLEH ANGGI RIWANTO Ikuti di twitter
Pelatih Persib Bandung Djajang Nurjaman merasa kesal dengan aksi pemain Pelita Bandung Raya yang berusaha mengulur waktu ketika kedua tim bermain imbang 2-2 di Stadion Si Jalak Harupat.

Djanur, sapaan akrab Djajang, mengatakan, selain menerapkan permainan bertahan, konsentrasi para penggawa Pangeran Biru terganggu aksi pemain lawan yang mengulur waktu dengan gampang jatuh ketika berebut bola.

“Permainan kami sedikit terganggu karena free-kick lagi, karena mereka jatuh lagi, jatuh lagi. Itulah, selain main bertahan, mereka juga mengulur waktu dengan cara seperti itu,” cetus mantan pelatih Pelita Jaya Karawang itu.

Disinggung mengenai kepemimpinan wasit, pelatih kelahiran Majalengka ini menganggap sang pengadil lapangan berlaku berat sebelah memihak kepada PBR dengan banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh lawannya.

“Soal keputusan-keputusan wasit, menurutnya banyak yang kurang berpihak pada Persib. Contohnya pelanggaran terhadap Supardi, seharusnya wasit memberikan peringatan lebih keras karena sangat membahayakan. Dan satu handball di dalam kotak penalti PBR seharusnya menjadi penalti,” tandas pelatih berusia 49 tahun itu.

Djanur kembali menyoroti penyelesaian akhir tim besutannya. Menurut Djanur, seharusnya Persib bisa memenangi laga jika para pemain pintar memanfaatkan peluang yang mereka peroleh.

“Kecewa iya. Harusnya kita bisa menang, karena begitu banyak peluang. Tapi hari ini kita hanya mendapat satu poin dari hasil seri. Saya kira kurang memuaskan dari hasilnya. Di samping itu, kelemahan kami tetap tidak pintar menggunakan peluang dan kesempatan. Peluang banyak, tidak jadi gol,” ujar Djanur. (gk-52)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.