Alasan Yaya Toure Tolak Pindah Ke Tiongkok

Penggawa the Citizens ini menegaskan kecintaannya kepada sepakbola lebih besar daripada hanya mengejar materi ke Tiongkok.

Yaya Toure tidak memahami keputusan sejumlah pemain meninggalkan Eropa demi klub kaya raya di Liga Super Tiongkok. 

Awal bulan ini, agen Toure mengungkapkan kliennya menolak kesempatan main di Tiongkok meski kontraknya di Manchester City habis di akhir musim. Padahal, negeri Tirai Bambu sedang menjadi tujuan beberapa pemain terkenal Eropa, termasuk Oscar, Carlos Tevez dan Axel Witsel yang mendarat di sana baru-baru ini. 

Toure, yang akhirnya mendapat kembali tempatnya di tim utama setelah sempat dicampakkan Pep Guardiola di awal musim, mengaku tidak tertarik pindah ke Tiongkok hanya demi mengejar materi. 

“Saya? Tidak. Saya masih terlihat muda, kan?” jawab Toure ketika ditanya wartawan apakah tertarik ke Tiongkok. 

“Saya ingin main di Eropa, terutama di Inggris. Saya ingin terus melakukan untuk beberapa tahun lagi. 

“Saya selalu bilang jika saya pindah ke Tiongkok saya akan berakhir dengan rasa marah di sana. 

“Apakah Anda main sepakbola karena Anda cinta sepakbola atau apakah Anda main karena ingin mengejar uang? 

“Kalau saya, saya hanya ingin main sepakbola karena saya menikmatinya. Saya senang bermain. Saya senang membantu rekan setim, saya senang main melawan pemain dan tim besar. 

“Lihat saja teman saya [Zlatan] Ibrahimovic. Ia 35 tahun dan akan terus bermain mungkin…tiga tahun lagi?”