Alberto Goncalves Berharap Pemain Diberi Kursus Soal Medis

Kasus yang menimpa Choirul Huda membuat striker Sriwijaya ini khawatir akan keselamatan pemain di lapangan.

Striker Sriwijaya FC Alberto Goncalves tak mau kejadian tragis yang menimpa penjaga gawang Persela Lamongan Choirul Huda sampai terulang di masa mendatang.

Seperti diketahui, Huda meninggal usai berbenturan dengan Ramon Rodrigues pada partai lanjutan Liga 1 2017, di Stadion Surajaya, antara Persela dan Semen Padang.

Huda mendapat penanganan medis di lapangan dengan diberikan alat bantu oksigen, setelahnya kiper legendaris yang wafat pada usia 38 tahun itu dilarikan ke rumah sakit namun tak tertolong.

Lewat akun Instagram pribadi miliknya, Beto menyampaikan harapan agar kasus Huda menjadi perhatian dari PSSI. Ia ingin para pemain juga bisa bergerak cepat dengan memberikan bantuan medis.

"Saya Alberto Goncalves berharap kepada PSSI atau klub untuk memberikan kursus pertolongan pertama kepada seluruh pemain sebelum mulai liga tahun depan, mengingat terjadinya kejadian yang menimpa rekan pemain bola kemarin Choirul Huda," tulis Beto.

"Karena sangat penting bagi pemain memiliki pengetahuan tentang pertolongan pertama di dalam lapangan untuk membantu terjadinya insiden, guna menghindari terlambatnya tim medis yang berada jauh di pinggir lapangan," sambung pria asal Brasil itu.

Beto kemudian mengambil contoh kasus Fernando Torres beberapa waktu lalu. Torres yang membela Atletico Madrid kolaps di lapangan usa duel udara, secara gesit rekan setimnya menolong El Nino dengan menarik lidah yang bersangkutan supaya oksigen tetap masuk.

sime vrsaljko gabi fernando torres