Alberto Goncalves Berharap Proses Naturalisasi Berjalan Lancar

Pemain berusia 36 tahun ini disebut-sebut bakal diperpanjang kontraknya bila bisa mendapatkan status WNI.


OLEH   DONNY AFRONI & ALDI FATHIR

Striker Sriwijaya FC Alberto 'Beto' Goncalves berharap proses pengajuan naturalisasi bisa berjalan lancar, sehingga ia sudah menyandang status sebagai warga negara Indonesia (WNI) pada musim depan.

Beto sudah lebih dari sepuluh tahun tinggal di Indonesia sejak pertama kali tiba tahun 2007. Bahkan, Beto juga kini sudah menikahi wanita Indonesia, dan kedua anaknya pun dilahirkan di negara ini.

Pemain berusia 36 tahun ini disebut-sebut bakal diperpanjang kontraknya bila bisa mendapatkan status WNI. Karena itu, ia berharap proses naturalisasi dapat berjalan lancar.

“Ada beberapa tim yang kontak, namun saya sudah janji dengan pengurus Sriwijaya FC untuk mengurus proses menjadi WNI supaya bisa bertahan di Palembang. Saat ini semua surat-surat tengah dilengkapi, dan saya berharap semuanya lancar,” jelas Beto.

“Dulu saat masih di Persipura, saya sebenarnya sudah ditawari bersama Christian Gonzales. Namun ketika itu saya cedera, dan harus kembali untuk pemulihan. Saat balik ke Indonesia ternyata Gonzales sudah WNI. Kini saya berharap bisa menyusulnya.”

Sementara itu, Sriwijaya FC akan menjalani pertandingan sengit melawan salah satu kandidat juara Liga 1, Bali United, di Stadion Dipta Gianyar, Senin (31/10). Walau sudah tidak menentukan, Sriwijaya FC ingin menjaga harga diri.

Gelandang bertahan Manda Cingi mengaku duel kontra Bali United akan sulit, karena Serdadu Tridatu mempunyai deretan pemain tengah berkualitas. Manda pun dipastikan bekerja keras untuk memutus aliran bola Bali United ke pertahanan Sriwijaya FC.

“Bali tim yang kuat musim ini. Apalagi kami akan bermain di kandang mereka. Harus punya persiapan yang eksta. Dari skil dan taktik, fisik, dan terutama mental yang paling berpengaruh untuk pertandingan,” ungkap Manda dikutip laman Jawa Pos.

“Terutama juga disitu ada Fadil Sausu. Dia pemain yang sentral di tengah, sangat berbahaya jika sedikit sekali dia dilepaskan. Yang pasti kami harus lebih kerja keras, harus disiplin.” (gk-70)

 

Footer Goal Indonesia Instagram