Alexandre Gama Sebut Bali United Sempat Menyulitkan

Gama mengakui Bali United membuat The Beetles mengalami kesulitan di babak pertama.

Pelatih Chiangrai United Alexandre Gama menyatakan anak asuhnya telah melalui pertandingan berat ketika mengalahkan Bali United 2-1 pada babak pendahuluan kedua play-off Liga Champions Asia (LCA) 2018 di Stadion Singha, Selasa (23/1) malam WIB.

Duel kedua tim terpaksa diselesaikan melalui perpanjangan waktu. Menurut Gama, mereka mengalami kesulitan mengembangkan permainan di babak pertama, sehingga tim lawan bisa tampil lebih dominan.

“Pertandingan di LCA selalu berat. Bali United merupakan tim yang mempunyai teknik bagus. Di babak pertama kami tidak bisa menemukan ritme permainan. Kami mempunyai masalah di lini tengah. Kami terpaksa melakukan perubahan di sektor itu,” ungkap Gama.

“Di kamar ganti, saya bicara kepada pemain mengenai apa yang harus kami lakukan untuk memperbaiki kondisi itu untuk memenangkan pertandingan. Di babak kedua kami menjadi lebih bagus. Kami bisa menguasai permainan, dan lebih bagus di penguasaan bola. Saya kira kami pantas memenangi laga ini.”

Chiangrai United selanjutnya akan menghadapi klub Tiongkok Shanghai SIGP di babak play-off. Gama mengakui materi pemain mereka kalah mentereng dibandingkan tuan rumah, namun ia tidak ingin menyerah begitu saja.

“Shanghai SIGP adalah tim yang kuat. Mereka punya dua pemain asing yang bagus dengan bayaran yang besar. Mereka tim bagus, dan kami juga tim bagus. Kami akan bermain lebih bagus. Kami akan memperbaiki permainan kami dari satu pertandingan ke pertandingan lain” ucap Gama.

“Kami sudah lolos ke play-off, dan kami ingin melangkah lebih jauh lagi. Ini sangat bagus untuk pemain, tim, dan klub kami. Kami akan berusaha bermain maksimal.”