Alfred Riedl: Indonesia Bermain Lebih Baik

Alfred Riedl menyamakan kesuksesan ini dengan keberhasilan mengantar Indonesia ke final pada tahun 2010.

Pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl, berharap bahwa kemenangan 2-1 atas Singapura pada hari Jumat lalu memiliki dampak lebih besar daripada mengantarkan timnya ke semifinal AFF Suzuki Cup 2016 dan juga menjadi tirai pembuka era baru di negara ini.

Indonesia memulai hari Jumat kemarin (25/11/2016) sebagai penghuni posisi buncit di Grup A dan segalanya terlihat buruk di Rizal Memorial Stadium ketika Khairul Amri, penyerang andalan Singapura, mencetak gol di babak pertama yang memberikan The Lions keunggulan.

Namun Skuat Garuda menunjukkan kualitas serangan mereka di babak kedua dengan gol-gol dari Andik Vermansah dan Stefano Lilipaly dan merebut tiga poin sekaligus meraih posisi kedua di belakang juara grup, Thailand.

“Kami melihat babak kedua yang spesial dan pertandingan yang sangat bagus dari Indonesia,” kata Riedl. “Sepanjang pertandingan kami adalah tim yang lebih baik dan kami pantas menang. Mereka mendapatkan satu gol dari situasi lemparan ke dalam dan kami tahu mereka memang berbahaya dari situasi itu, tetapi kami mencetak dua gol yang bagus.”

Untuk sebuah tim yang dihukum dari sepakbola internasional oleh FIFA selama 12 bulan dari Mei 2015, satu tempat di babak empat besar, menurut sang pelatih, adalah sebuah pencapaian yang bisa memberikan konsekuensi jangka panjang.

“Selama satu setengah tahun kami tak menjalani sepakbola internasional, tetapi kami menemukan para pemain berbakat di sini dan kebanyakan dari mereka adalah masa depan sepakbola Indonesia.”

“Saya katakana pada para pemain bahwa ketika kami mencapai semifinal, keberhasilan itu akan menjadi dorongan baru bagi sepakbola di Indonesia – semua orang menantikan ini.”

Riedl, yang menjalani karier ketiganya bersama Merah Putih, menyamakan pencapaian ini dengan keberhasilan mencapai final di tahun 2010.

“Keduanya mirip. Saya datang ke sini sebagai pelatih baru dan tidak tahu apa-apa. Kami punya 12 pemain yang belum pernah bermain untuk tim nasional sebelumnya. Sekarang kami punya sembilan. Itu tidak buruk. Kami memberikan beberapa pemain kesempatan dan menemukan beberapa wajah baru.”

Indonesia kembali ke tanah air pada hari Sabtu (26/11/2016) ini, di mana para pemain akan menikmati dua hari libur sebelum mempersiapkan laga semifinal, yang kemungkinan akan dilakukan dengan Vietnam.