ANALISIS: Lini Belakang, Kunci Upaya Manchester City Pertahankan Gelar

Sektor pertahanan masih menjadi sorotan tajam dalam persiapan The Citizens jelang musim 2014/15 dimulai.

OLEH ERIC NOVEANTO Ikuti di twitter

Usai menahbiskan diri menjadi penguasa Liga Primer Inggris musim lalu, kini Manchester City bersiap menyambut musim 2014/15 dengan dengan harapan mengulang prestasi serupa. Melihat materi pemain yang tak banyak berubah, sebenarnya bukan target yang sulit untuk diwujudkan.

Musim lalu skuat The Citizens menunjukkan kinerja luar biasa saat merengkuh trofi Liga Primer kedua mereka sepanjang sejarah klub. Di tahun perdana membesut tim, Manuel Pellegrini sukses mengubah filosofi klub dengan gaya bermain menyerangnya, hal yang kurang tampak di musim-musim sebelumnya.

Total 102 gol merupakan bukti kedahsyatan barisan penyerangan anak asuh manajer asal Cili tersebut, menjadikan mereka sebagai tim tersubur dalam kampanye musim lalu. Dengan catatan tersebut tak dimungkiri bahwa City tetap layak diunggulkan untuk dapat mempertahankan gelar.

The Citizens mengusung target mempertahankan gelar EPL

Hanya saja, dengan segala superioritas mereka, bukan berarti City tak memiliki titik lemah. Barisan pertahanan merupakan sektor yang mendapat sorotan tajam belakangan ini ketika menjalani pra-musim. Dari delapan laga pemanasan, tercatat gawang City telah kebobolan 12 kali.

Puncaknya saat melakoni laga Community Shield kontra Arsenal, saat itu lini belakang City tampak sangat rapuh hingga akhirnya harus menerima gelontoran tiga gol tanpa balas dari rival mereka tersebut. Jelas sebuah pertanda kurang baik bagi kubu Etihad Stadium itu untuk memulai musim baru.

Lantas apa yang wajib dilakukan Pelegrini dalam mengatasi masalah tersebut? Pembelian Eliaqum Mangala merupakan salah satu langkah cerdas yang telah dilakukan manajemen City. Memang duet Vincent Kompany dan Martin Demichelis tidaklah buruk, keduanya tampil cukup apik sepanjang musim lalu. Mamun kehadiran mantan pemain Porto tentunya akan menambah kedalaman lini belakang.

Tentu pertimbangan merekrut Mangala tak hanya sebatas untuk memperkaya materi tim, bek 23 tahun asal Prancis itu memiliki reputasi sebagai salah satu pemain muda paling terbaik di Eropa saat ini. Dengan kelebihan teknik dan kecepatannya, sangat besar kemungkinan ia akan mengisi pos utama untuk berdampingan dengan Kompany atau Demichelis.

Selain itu, hengkangnya Joleon Lescott membuat Pellegrini tentunya harus lebih berani untuk memberikan kesempatan dan pengalaman bertanding lebih bagi para penggawa mudanya di lini belakang seperti Dedryck Boyata, Matija Nastasic dan Karim Rekik.

Bukan tanpa sebab, di awal kedatangannya ke Etihad, Nastasic sempat menunjukkan kualitasnya dalam mengawal sektor pertahanan tim dan sempat menjadi andalan Roberto Mancini sebagai manajer saat itu. Sayang cedera yang dialaminya musim lalu membuatnya sedikit meredup. Memasuki musim baru, inilah saat yang tepat bagi eks bek Fiorentina itu untuk unjuk gigi.

Sama halnya dengan Boyata dan Rekik, keduanya telah merasakan persaingan level tertinggi di Eredivisie Belanda bersama Twente dan PSV Eindhoven. Dengan kapasitas yan dimiliki mereka dan ditambah dengan minimnya stok bek sentral City, sudah selayaknya dua nama tersebut dilibatkan dalam persaingan untuk mengisi jantung pertahanan tim utama.

Menuju ke posisi penjaga gawang, hadirnya Willy Caballero dari Malaga memberikan Pellegrini opsi tambahan di sektor kiper. Upaya itu bukanlah untuk menggusur posisi Joe Hart, yang musim lalu menunjukkan peningkatan inkosistensi permainan. Memiliki dua sosok di bawah mistar dengan kualitas nyaris serupa memang merupakan sebuah nilai positif.

Caballero adalah sosok yang tak tergantikan di kubu Malaga, kiper asal Argentina itu termasuk salah satu dari lima penjaga gawang terbaik di La Liga Spanyol musim lalu. Ia mencatatkan jumlah penyelamatan terbanyak ketiga (128), di bawah Esteban (149) dan Keylor Navas (160).

Berbekal kualitas rival yang kurang lebih sama, baik Hart maupun Caballero tentunya mendapat keuntungan dari persaingan ini, keduanya akan saling berlomba untuk menampilkan kemampuan terbaik demi mendapat perhatian dari Pellegrini untuk mengisi pos kiper utama.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics