ANALISIS: Tim Yang Bakal Lolos Semi-Final ISL Dari Grup K

Arema dan Semen Padang menjadi dua tim yang berpeluang besar untuk lolos ke semi-final dari grup K, untuk menjegal langkah juara bertahan Persipura.

OLEH MUHAMAD RAIS ADNAN Ikuti di twitter

Putaran pertama babak delapan besar Indonesia Super League (ISL) 2014 telah dituntaskan. Persaingan untuk memperebutkan jatah dua tiket dari masing-masing grup untuk lolos ke babak semi-final pun semakin sengit.

Di grup K, Arema Cronus dan Semen Padang menjadi dua tim yang terdepan untuk mendapatkan tiket tersebut. Setidaknya, itu berdasarkan hasil yang mereka raih dari tiga laga awal. Arema sementara ini memuncaki klasemen sementara dengan tujuh poin dari dua kali menang dan sekali imbang.

Sedangkan Semen Padang membuntuti di peringkat kedua dengan nilai enam dari dua kali kemenangan dan satu kali kalah. Sementara juara bertahan Persipura Jayapura masih tersendat di peringkat ketiga dengan poin tiga, dan Persela Lamongan berada di juru kunci dengan nilai satu.

Menatap tiga laga terakhir di fase babak delapan besar, Goal Indonesia mencoba menganalisis peluang lolos masing-masing tim di grup K. Berikut ulasannya:

Arema menjadi tim yang terdepan di grup K untuk lolos ke semi-final. Namun, dari tiga laga yang tersisa, skuat asuhan Suharno itu harus melakoni dua laga tandang. Mereka harus lebih dulu bertandang ke markas Persipura, 21 Oktober nanti. Kemungkinan besar pada laga ini, mereka bisa mencuri satu poin. Dan, saat laga berikutnya menjamu Persela, 25 Oktober, tim Singo Edan diyakini bisa mengatasi perlawanan Laskar Joko Tingkir.

Sedangkan saat bertandang ke Semen Padang, diyakini Ahmad Bustomi dan kawan-kawan bakal menghadapi perlawanan sengit.

Semen Padang muncul menjadi salah satu tim yang paling diperhitungkan untuk mengganjal dominasi Arema dan Persipura yang lebih diunggulkan sebelumnya. Torehan positif dari tiga laga sebelumnya, membuat semangat skuat asuhan Jafri Sastra semakin berlipat.

Memang, di sisa laga yang ada selain harus bertandang ke Jayapura, Hengky Ardiles dan kawan-kawan juga harus menyambangi kandang Persela (21/10). Setidaknya, peluang untuk mencuri kemenangan ada saat menjamu Arema (29/10), meski bakal berlangsung sengit.

Sebagai juara bertahan, Persipura saat ini bisa dibilang berada di ujung tanduk. Saat-saat seperti inilah dibutuhkan mental juara bagi Persipura. Bagaimana tidak, mereka dihadapkan pada situasi sulit di mana harus bisa menyapu bersih seluruh laga sisa, jika memang ingin lolos ke empat besar.

Hal tersebut tentunya tidak akan mudah, mengingat dua lawan yang akan mereka hadapi di kandang adalah Arema (21/10) dan Semen Padang (25/10). Seperti diketahui, kedua tim mempunyai peluang yang besar untuk menjegal tim Mutiara Hitam. Namun, tekad untuk membalas kekalahan dari dua lawannya itu diyakini bakal melecut semangat Boaz Solossa dan kawan-kawan. Sehingga saat melawan Persela di laga terakhir hanya butuh hasil imbang. Apalagi, tidak mudah bagi lawan untuk mencuri poin di Stadion Mandala.

Di antara keempat tim yang ada di grup K, peluang Persela yang paling tipis untuk lolos. Bermodalkan satu poin dari tiga laga awal, membuat skuat asuhan Eduard Tjong lebih realistis. Meski belum mau menyerah, Edu mengatakan target realistis timnya adalah tidak menjadi juru kunci grup.

Meski diuntungkan dengan dua laga kandang, cukup sulit bagi Persela untuk bisa mendapatkan poin penuh dari Semen Padang (21/10) dan Persipura (29/10). Tapi, melihat rekam jejak mereka yang bagus saat bermain di kandang, bisa saja hadir kejutan dari tim asal Lamongan ini.

//

>

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.