Ancaman Sanksi FIFA Buat Worawi Makudi

Hasil penyelidikan komite etik FIFA membuat mantan presiden federasi sepakbola Thailand, Worawi Makudi, terancam sanksi berat.

Ketua investigasi komite etik independen FIFA, Dr Cornel Borbely, telah selesai melakukan penyelidikan pada aktivitas menyimpang mantan presiden federasi sepakbola Thailand dan mantan anggota komite eksekutif FIFA, Worawi Makudi.

Berkas laporan beserta rekomendasi penyelidikan kemudian diserahkan ke kamar peradilan komite etik FIFA, yang dikepalai Hans-Joachim Eckert.

Dalam laporannnya, ketua kamar peradilan komite etik FIFA direkomendasikan menjatuhkan sanksi larangan berkecimpung di dunia sepakbola, tidak kurang dari empat tahun. Selain itu Worawi juga akan didenda sebesar CHF 25 ribu.

Worawi diduga melanggar aturan umum perilaku (pasal 13 ayat 1 sampai 3 kode etik FIFA), loyalitas (pasal 15 kode etik FIFA), pemalsuan (pasal 17 kode etik FIFA), dan kewajiban pihak-pihak terkait untuk bekerjasama (pasal 41 kode etik FIFA).

Penyelidikan terhadap Worawi terkait pada perubahan anggaran dasar FAT, yang tak mendapat persetujuan dari anggota kongres FAT. Dirinya diduga melakukan perubahan, tanpa memberi tahu anggota kongres FAT.

Hingga keputusan lebih lanjut ditempuh komite etik FIFA, Worawi belum bisa dianggap bersalah.

Topics