Andik Vermansah: Seharusnya Ada Pemain Vietnam Kena Kartu Merah

Andik berharap wasit di leg kedua bisa lebih jeli lagi dalam memimpin pertandingan.

Pemain sayap timnas Indonesia Andik Vermansah menyoroti permainan keras Vietnam saat bentrok pada leg pertama semi-final AFF Suzuki Cup 2016 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (3/12) malam. Andik memang menjadi salah satu pemain yang paling diincar Vietnam untuk dijegal lajunya.

Menyusul, Andik memiliki kecepatan dan akselerasi yang mumpuni untuk mengobrak-abrik pertahanan tim berjulukan Golden Star itu. Bahkan, pada menit ke-54'Andik mendapatkan tekel keras dari Que Ngoc Hai, yang sempat memicu emosi para pemain Indonesia agar Ngoc Hai diberikan kartu merah oleh wasit Gillet Jarred Gavan asal Australia.

Namun dalam keputusannya, wasit Gavan hanya memberikan kartu kuning kepada Ngoc Hai. "Kalau permainan keras itu sangat wajar sekali, tapi seharusnya pemain Vietnam ada yang kartu merah," kata Andik, selepas laga.

"Saya bukannya ingin mengomentari wasit, tapi seharusnya bisa lebih jeli lagi di pertandingan selanjutnya," tambah penggawa Selangor FA itu.

Indonesia memang masih harus menjalani leg kedua semi-final di Stadion My Dinh, Hanoi, 7 Desember mendatang. Pada laga itu, skuat Garuda hanya butuh hasil imbang untuk lolos ke partai final. Mengingat, pada leg pertama ini Indonesia menang dengan skor tipis 2-1. Sedangkan Vietnam minimal harus menang 1-0 untuk lolos.

sangat bersyukur sekali kita diberikan kemenangan, kami jangan puas dulu karena leg kedua di sana bakal lebih berat sekali, tapi insya allah kalau bekerja keras seperti tadi kita insya allah kita bisa final. pastinya saya nggak masalah jadi kapten atau tidak, yang penting indonesia bisa menang.