Andreas Christensen Bela Sistem Pembinaan Usia Muda Chelsea

Bek asal Denmark tersebut menyebut The Blues selalu memperhatikan perkembangan para pemain muda secara intensif.

Andreas Christensen membela sistem pembinaan usia muda Chelsea dari kritikan yang datang setelah klub berulang kali menjual calon pemain masa depan.

Musim panas ini, kampiun Liga Primer Inggris menjual Dominic Solanke, Bertrand Traore dan Nathan Ake, yang merupakan pemain didikan akdemi The Blues.

Sementara musim kemarin, Chelsea meminjamkan 38 pemain ke klub lain, salah satu di antaranya adalah Christensen, yang menghabiskan dua tahun terakhir bersama Borussia Monchengladbach.

Kepada London Evening Standard, ketika ditanya apakah sistem akademi Chelsea saat ini benar-benar membantu perkembangan usia muda, bek asal Denmark itu memberikan jawaban positif.

"Saya juga berpikir seperti itu [soal perkembangan pemain muda]. Beberapa orang berkata klub menelantarkan para pemain muda, tak memperhatikan mereka. Tapi itu tidaklah benar," ujar Christensen.

"Di sini ada Eddie Newton [pelatih teknik spesialis pemain pinjaman] dan Paulo Ferreira [asistennya] yang melakukan tugas dengan bagus dan mereka kerap mengunjungi saya [selama masa pinjaman]."

"Mereka juga mengirimkan rekaman video pertandingan saya, memberitahu bagaimana saya harus berkembang. Saya selalu menontonnya, itu akan membantu saya dalam melangkah lebih jauh meski terkadang saya lupa sesuatu. Saya mendapatkan semua bantuan yang saya butuhkan."

Christensen, 21, bergabung dengan akademi Chelsea dari klub Denmark, Brondby pada 2012 lalu.