Arcan Iurie Alergi Seleksi Pemain Lewat YouTube

Pelatih asal Moldova ini memilih ingin melihat langsung aksi sang pemain di atas lapangan.

LIPUTAN ADITYA WAHYU PRATAMA DARI MADURA
Pelatih Persepam Madura United Arcan Iurie menegaskan, dirinya enggan melakukan seleksi pemain melalui laman YouTube untuk melengkapi skuat Laskar Sapeh Kerap di putaran dua Indonesia Super League (ISL) 2014.

Pelatih asal Moldova ini mengungkapkan, beberapa agen pemain mulai mengirimkan link video YouTube yang menampilkan keahlian beberapa pemain di bawah naungan agensi masing-masing. Namun, mantan pelatih Persita Tangerang ini enggan melakukan seleksi dengan cara seperti itu.

“Kalau melalui YouTube saya tidak mau. Kalau dari YouTube semua pintar main. Tapi kita semua mau lihat langsung penampilannya. Kalau dia datang ke Pamekasan kita semua bisa lihat, mental dia, permainan dia, kekuatan dia, fisik dia, sehingga kita semua tahu,” tegas Arcan.

Sebelumnya, dua pemain asing dan beberapa penggawa Persita dijadwalkan mengikuti seleksi. Meski beberapa pemain yang mengonfirmasi kehadirannya dalam seleksi ini merupakan mantan anak asuhnya, Arcan menolak dikatakan melakukan kolusi.

“Kalau ada beberapa pemain yang datang buat seleksi, tetapi ada pemain kita yang lebih baik, tetap kita ambil pemain kita. Tetapi kalau dia lebih baik dari pemain kita, baru kita pertimbangkan,” kata Arcan.

Arcan juga tidak menutup pintu kepada sepuluh pemain yang telah dicoret Persepam. Hanya saja, kesempatan itu baru akan diberikan pada musim depan.

Dari sepuluh pemain tersebut, Alain N’kong dan Abu Bakar Sillah merupakan dua legiun asing yang ikut dicoret. Selain itu, nama kiper timnas U-23, Aji Saka, juga ikut dicoret meski baru bergabung di awal musim.

“Sepuluh pemain yang dicoret itu merupakan keputusan manajemen, dan saya berharap mereka diberi kesempatan kembali untuk bergabung dengan Persepam pada musim depan,” ungkap Arcan. (gk-62)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.